Heboh! Warga di Bojonegoro Desak Kandang Ayam Ditutup Gegara Serangan Lalat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga bawa poster ke kecamatan Boureno Bojonegoro agar kandang ayam segera ditutup karena mewabahnya lalat di kampung tersebut. SP/ BJN
Warga bawa poster ke kecamatan Boureno Bojonegoro agar kandang ayam segera ditutup karena mewabahnya lalat di kampung tersebut. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Baru-baru ini, sebanyak puluhan warga di dari tiga desa di Kecamatan Baureno, Bojonegoro mengeluhkan serangan lalat di kampungnya akibat kandang ayam yang diduga jadi pemicunya.

Puluhan warga dari Desa Pasinan, Karangdayu, dan Kauman menggeruduk kantor kecamatan dan memprotes serangan jutaan lalat yang diduga berasal dari kandang ayam pedaging tersebut agar segera ditutup.

Mereka mendatangi Kantor Kecamatan Baureno sambil membawa poster tuntutan. Warga meminta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) bersama dinas terkait segera mengambil langkah tegas. Namun, pihak kecamatan belum menghasilkan kesepakatan. Pasalnya, para pengusaha ayam pedaging tidak hadir dalam kantor camat.

"Warga minta kandang itu ditutup. Namun, pertemuan kemarin belum ada titik temu," jelas Kepala Dusun Pipitan, Desa Pasinan, Amir, Kamis (18/09/2025).

"Kalau dulu masih bisa ditoleransi, sekarang kondisinya jauh lebih buruk. Rumah-rumah warga dipenuhi lalat, aktivitas sehari-hari jadi terganggu, warga sekarang mintanya ditutup," imbuhnya. 

Diketahui, sebelumnya para pengusaha sempat menjanjikan kompensasi, namun hingga kini belum terealisasi. Meski begitu, warga tetap menuntut penutupan kandang ayam. Menurutnya, persoalannya saat ini bukan lagi soal uang kompensasi. Warga sekarang hawatir soal dampak lingkungan yang kini mulai timbul masalah. 

"Bukan soal kompensasi lagi. Serangan lalat tahun ini benar-benar meresahkan, jauh lebih parah dibanding sebelumnya jadi kami kami minta ditutup saja," tambah Amir.

Sementara itu, Camat Baureno, Dery Aprilian, membenarkan pertemuan dengan warga belum menghasilkan kesepakatan. Namun pihak kecamatan berencana bersurat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Satpol-PP Bojonegoro untuk menindaklanjuti keluhan warga.

"Dari pertemuan kemarin, hari ini kami mengirim surat agar dinas-dinas terkait memberikan sanksi kepada para pengusaha," jelas Camat Dery.

Sebelumnya, warga tiga desa di Baureno dikepung jutaan lalat yang menyerang pemukiman. Setelah ditelusuri, sumber serangan lalat berasal dari kandang ayam yang berdiri dekat dengan pemukiman penduduk. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…