Tersiram Cairan Panas Hingga Terjatuh 12 Meter, Karyawan Pabrik Gula KTM Meninggal Dunia

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pabrik Gula KTM Ngimbang Lamongan Jawa Timur, saat memulai crushing season pada tahun  2024 lalu. SP/MUHAJIRIN
Pabrik Gula KTM Ngimbang Lamongan Jawa Timur, saat memulai crushing season pada tahun  2024 lalu. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kunarto (41) warga Griya Bhayangkara Permai, Sidoarjo. diketahui meninggal dunia setelah tersiram cairan bersuhu tinggi dan terjatuh dari ketinggian 12 meter, saat melakukan perbaikan darurat pada Flash Tank produksi gula di PT KTM Ngimbang, Lamongan, pada Senin, (29/9/2025) dinihari.

Korban diketahui langsung meninggal dunia di lokasi kejadian, meski telah mendapatkan pertolongan ke rumah sakit terdekat.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid dikonfirmasi  membenarkan peristiwa ini, dan menyatakan bahwa kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan. "Benar, telah terjadi dugaan kecelakaan kerja di sebuah Pabrik KTM, menyebabkan satu orang meninggal dunia. Saat ini, Sat Reskrim Polres Lamongan sedang melakukan penyelidikan," ujar Ipda Hamzaid, Selasa (30/9/2025).

Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa nahas ini bermula pada hari Minggu (28/9/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi telah terjadi penyumbatan pada bagian Flash Tank produksi gula di PT KTM Ngimbang,  dimana penyumbatan tersebut harus segera dilakukan pembenahan, apabila tidak maka produksi atau penggilingan akan berhenti.

Korban Kunarto yang bertugas sebagai pimpinan tim segera memerintahkan timnya, yang terdiri dari Darmaji, Ari Joko Warsito, Gandi Suprayoga, Darminto, dan Kartono, untuk segera melakukan perbaikan. Awalnya, mereka mencoba melonggarkan baut di pipa outlet, namun cairan lime juice (cairan nira) masih belum mengalir.

Kunarto kemudian menginstruksikan timnya untuk memblender pipa outlet dengan maksud untuk mencari tahu disebabkan oleh apakah penyumbatan tersebut. Waktu itu saksi Darmaji sempat mempertanyakan perintah tesebut karena khawatir akan bahaya. Namun, korban mendesak perbaikan segera dilakukan.

Sekitar pukul 02.30 WIB pada Senin (29/9/2025) dini hari, proses perbaikan sedang berlangsung. Saat itu, korban Kunarto berada di atas platform tempat pengecekan sensor level pada ketinggian sekitar 12 meter, sembari memberikan penerangan menggunakan senter ke arah bawah tempat Darmaji memblender pipa outlet dan bersama teman - temanya lainya berada di Flash Tank dalam sambil menyemprotkannya dengan air.

Seketika, saksi Darmaji melihat cairan lime juice yang bersuhu sekitar 100 derajat Celcius tiba -tiba turun dan menyembur dengan kuat. Semburan tersebut langsung mengenai korban Kunarto yang berada di atas, menyebabkannya terjatuh dari ketinggian tersebut.

Sedangkan saksi Darmaji sendiri terkena percikan di punggung tangan kiri. Ia sempat berteriak memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Lokasi kejadian langsung diselimuti kegelapan dan asap tebal dari cairan bersuhu tinggi yang muntah seperti air bah.

Setelah sekitar 30 menit, saksi Darmaji bersama rekan-rekannya baru bisa turun untuk mencari keberadaan Kunarto. Korban ditemukan tergeletak terlentang di lantai dasar di bawah Flash Tank, dalam kondisi sudah tidak bergerak dan masih berlumuran cairan lime juice. Saksi juga melihat luka bakar pada bagian perut korban yang tersingkap. Saksi Darmaji dan rekannya segera menghubungi pimpinan perusahaan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngimbang. jir

Berita Terbaru

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Keindahan alam yang eksotis dan suasana yang menenangkan membuat Air Terjun Grobogan Sewu, terletak di Desa Wonocoyo, Kecamatan…

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…