Puluhan Korban Meninggal Ambruknya Mushola PP A- Khoziny, Satu Diantaranya Warga Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ghifari Haikal Nur di makamkan bersebelahan dengan makam ayahnya yang telah berpulang empat tahun lalu, di TPU Desa Wangen Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Ghifari Haikal Nur di makamkan bersebelahan dengan makam ayahnya yang telah berpulang empat tahun lalu, di TPU Desa Wangen Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 67 korban meninggal ambruknya Mushola PP Al- Khoziny, Buduran, Sidoarjo, teryata satu diantaranya adalah Ghifari Haikal Nur (17), warga Desa Wangen, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan.

Ghifari Haikal, santri kelas tiga Aliyah, berhasil diidentifikasi setelah Tim DVI Polda Jatim mencocokkan sampel DNA dengan ibunya. Jenazah santri yang bercita-cita menjadi ulama ini diserahkan pihak Rumah Sakit Bhayangkara kepada keluarga pada Rabu pagi (7/10/2025).

Jenazah baru di makamkan oleh keluarganya pada Kamis, (8/10/2025), di pemakaman Umum Desa Wangen Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan, tepat bersebelahan dengan makam ayahnya yang telah berpulang empat tahun lalu.

Sebelum di makamkan, iring - iringan jenazah disambut dengan isak tangis keluarga dan kerabat, yang tidak mengira Ghifari Haikal harus pulang tanpa nyawa, saat cita-citanya belum kesampaian. Meski demikian, Sundari, ibu korban, terlihat tegar menerima takdir yang menimpa anak bungsunya tersebut.

Sundari menuturkan, Haikal merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Ia dikenal sebagai anak yang pendiam dan memiliki cita - cita mulia untuk menjadi ulama. "Haikal itu anak yang pendiam, dan dia sangat ingin jadi ulama," ungkap Sundari.

Bahkan, Haikal berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah di Ponpes Al Khoziny setelah lulus dari Madrasah Aliyah.
Tak ada firasat yang dirasakan Sundari sebelum tragedi runtuhnya bangunan Musala pondok pesantren Al Khoziny yang terjadi pada Senin (29/9/2025) sore.

Sundari hanya mengingat Haikal sempat mengeluh dan mengungkapkan keinginan agar segera tiba masa liburan sekolah. Keluarga baru mendapatkan kabar pasti mengenai identitas Haikal pada Selasa (7/10/2025) malam, setelah hasil DNA Haikal cocok dengan sampel DNA ibunya yang telah diambil pada hari kelima pasca kejadian.

Meski sempat tertunda karena kesiapan keluarga, jenazah Haikal akhirnya dijemput pada Rabu pagi. Setibanya di kampung halaman ayahnya, jenazah disalatkan di masjid desa setempat sebelum kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga yang lokasinya tidak jauh dari rumah.

Kepergian Haikal meninggalkan duka mendalam, namun cita - cita luhurnya untuk menjadi ulama akan selalu dikenang oleh keluarga dan masyarakat sekitar.jir

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…