SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, heboh kecelakaan tragis menimpa sebuah mobil listrik Xiaomi SU7 Ultra di Chengdu, China, pada Senin dini hari, 13 Oktober 2025 hingga menewaskan pengemudi lantaran terkunci secara otomatis, Selasa (14/10/2025).
Pasalnya, saat warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha menolong pengemudi, namun api dengan cepat melahap seluruh bagian kendaraan.
Saat itu, diketahui, mobil tersebut melaju di kawasan Tianfu Avenue itu menabrak median jalan sebelum akhirnya terbakar hebat, yang terjadi terjadi sekitar pukul 03.16 pagi waktu setempat.
Sejumlah pengendara lain pun juga turut berhenti untuk membantu dengan mencoba memecahkan kaca jendela mobil menggunakan siku dan sepatu, tetapi kaca tidak pecah sedikit pun.
Upaya penyelamatan semakin sulit karena api menjalar cepat dan suhu ekstrem membuat warga tak dapat mendekat ke mobil. Beberapa orang dilaporkan telah menggunakan alat pemadam api untuk memadamkan kobaran, terutama di bagian kursi pengemudi.
Namun, usahanya tidak membuahkan hasil. Ada dugaan bahwa pintu kendaraan terkunci otomatis setelah benturan, sehingga menyulitkan akses ke dalam kabin. Hingga saat ini, pihak Xiaomi Auto maupun otoritas Chengdu belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab insiden.
Akibat insiden tragis tersebut, saham Xiaomi di pasar China tercatat turun sekitar enam koma lima persen sesaat setelah berita menyebar. Ini bukan kali pertama model SU7 terlibat kecelakaan fatal.
Sementara itu, diketahui terkait harga mobil listrik tersebut, di China, Xiaomi SU7 Ultra dikenal sebagai varian performa tinggi dari lini SU7, dengan harga mulai setara Rp1,3 miliar. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu