SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur menggelar aksi menanam sebanyak 4.000 bibit pohon di di Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro dan di sejumlah lokasi setempat.
Kegiatan tersebut mengangkat tema "Jaga Alam dengan Menanam, Ana Sing Ditegor Kudu Ana Sing Ditandur", yang menekankan prinsip menebang satu pohon harus dibarengi menanam kembali.
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah memimpin penanaman dan mengingatkan bahwa kegiatan penghijauan merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan sekaligus sebagai upaya melakukan konservasi tanah dan pelestarian alam. Yakni melakukan pemeliharaan dan perlindungan, untuk mencegah kerusakan, melihat wilayah Pacitan memiliki potensi lahan luas dan kondisi topografi beragam.
"Menanam itu investasi. Ini bentuk tanggung jawab kita terhadap alam," jelas Wabup Pacitan Gagarin Sumrambah, Rabu (19/11/2025).
Selain itu, adanya kerentanan lingkungan seperti kekeringan dan degradasi lahan membutuhkan penanganan serius melalui gerakan penanaman berkelanjutan. Oleh karenanya, pihaknya menegaskan jika penanaman juga harus diikuti upaya pemeliharaan agar tumbuh, berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
"Aksi hari ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi upaya memperkuat ekosistem, menjaga sumber air, memperbaiki kualitas tanah, dan mewariskan ruang hidup yang lebih sehat bagi generasi mendatang. Selain itu, merawat adalah kewajiban utama. Pohon yang ditanam hari ini harus dijaga bersama," ujarnya.
Disatu sisi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan Cicik Raudlotul Jannah berharap gerakan menanam dapat meluas hingga ke lingkungan rumah masing-masing warga. "Dari peringatan HMPI 2025 ini terkumpul 4.000 bibit tanaman yang akan ditanam untuk konservasi," katanya. pc-01/dsy
Editor : Desy Ayu