Dari TPA ke Destinasi Wisata, Pemulung di Kota Madiun Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rencana mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi kawasan wisata mulai memantik kegelisahan para pemulung.
Rencana mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi kawasan wisata mulai memantik kegelisahan para pemulung.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Rencana mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi kawasan wisata mulai memantik kegelisahan para pemulung.

Meski akses masuk kini dibuka, para pemulung justru dilarang melakukan penyortiran sampah di lokasi. Aturan baru ini menyulitkan mereka sekaligus memunculkan persoalan lingkungan di permukiman sekitar.

Larangan sortir membuat pemulung terpaksa membawa pulang sampah mentah untuk dipilah di rumah. Akibatnya, jumlah barang yang bisa dibawa berkurang drastis, sementara ancaman pencemaran dan gangguan kesehatan meningkat.

“Sekarang nggak bisa bawa banyak. Sortir di sini sudah nggak boleh,” keluh Tumiran (60), pemulung yang sudah 25 tahun menggantungkan hidup di TPA Winongo, Jumat (21/11/2025).

Dampak aturan ini juga merembet ke kawasan permukiman pemulung di Nggembel, Kelurahan Manguharjo. Sampah mentah yang sebelumnya berhenti di TPA kini masuk ke lingkungan warga.

“Ini bukan salah pemulung. Mereka hanya mengikuti aturan. Tapi ketika pemilahan dilakukan di rumah, dampaknya langsung kami rasakan—lalat, bau, dan persoalan kesehatan,” tegas Aditya, akademisi sekaligus warga RT 31 RW 08 Nggembel, usai FGD di DPC PDIP Kota Madiun, Sabtu (22/11/2025).

Tak berhenti di situ. Perubahan jadwal kedatangan truk sampah memperberat kondisi pemulung. Banyak armada datang tengah malam, membuat jam kerja pemulung semakin tidak menentu.

“Seringnya jam dua pagi. Penghasilan jadi turun,” ujar Supri, koordinator pemulung.

Menurut Supri, sekitar 50 pemulung menggantungkan hidup dari aktivitas memulung di TPA Winongo. Namun hingga kini belum ada pelatihan alih profesi, skema kompensasi, atau forum resmi yang mempertemukan pemerintah, pemulung, dan warga terdampak.

“Kami belum diajak bicara. Kami nggak tahu nanti nasib teman-teman pemulung bagaimana,” tambahnya.

Aspirasi pemulung disebut telah disampaikan ke DPRD Kota Madiun melalui anggota dewan Usman Ependi. Persoalan itu kembali mencuat dalam FGD di DPC PDIP Kota Madiun. (man)

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…