Jumat Berkah

Adat Ultah Ajaran Rasulullah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tradisi ulang tahun, seperti meniup lilin, hingga kini masih banyak dilakukan keluarga muslim. Bahkan pesta di resto dan hotel. Perayaan ultah semacam ini dianggap berasal dari budaya asing dan bukan berasal dari agama Islam.

Jika demikian kondisinya, perayaan semacam ini termasuk dalam kategori bid’ah, karena berarti mengada-adakan ibadah yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam Islam, hukum merayakan ulang tahun adalah tergantung pada cara pelaksanaannya.

Nabi Muhammad tidak pernah merayakan ulang tahunnya  Sebagian ulama berpendapat perayaan ulang tahun adalah bid'ah karena tidak pernah diajarkan atau dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, serta tidak ada dalil yang menyuruh untuk merayakannya.

Beberapa ulama melarangnya karena dianggap meniru tradisi kaum non-muslim yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya tidak pernah mengajarkan dan mencontohkan untuk mengkhusukan ibadah apa pun dalam rangka memuliakan, memperingati dan mengagungkan hari lahir.

“Sesungguhnya hal itu (perayaan ulang tahun, tahun baru, dan sebagainya) adalah bid’ah yang tidak disyariatkan. Perayaan-perayaan itu hanyalah dibuat oleh manusia menurut hawa nafsu mereka. Berbagai macam perayaan (‘id) dan apa yang terdapat di dalamnya berupa rasa senang dan gembira, termasuk dalam bab ibadah. Maka tidak boleh mengada-adakan sesuatu apa pun di dalam ibadah, tidak (boleh) pula menetapkan dan meridainya (tanpa ada dalil dari syariat, pen.).” (Al-Minzhaar, hal. 19)

Sebagian ulama malah sarankan  momen ulang tahun untuk merenungkan umur yang telah diberikan Allah SWT dan bersyukur atas nikmat-Nya.

Perbanyak sedekah kepada fakir miskin sebagai bentuk syukur.

Berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT, serta memperbanyak zikir.

Termasuk melakukan amal saleh seperti menghadiri pengajian, membaca Al-Qur'an, atau puasa sunnah di hari kelahiran.

Menjalin silaturahmi dengan keluarga dan sahabat untuk mempererat persaudaraan.

Jika dilakukan dengan syariat yang baik seperti bersedekah dan introspeksi diri, maka boleh hukumnya. Namun, haram hukumnya jika diisi dengan hal-hal yang melanggar syariat seperti ikhtilat (campur baur) antara pria dan wanita yang bukan mahram, mengikuti budaya yang tidak sesuai Islam, atau dilakukan secara berlebihan. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…