SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Era minivan juga menjadi salah satu segmen yang dicari konsumen di industri otomotif. Salah satunya dengan kembali mengusung Citroen “ELO” sebagai singkatan dari rEst, pLay dan wOrk, dengan menegaskan bahwa konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas secara fleksibel. Mulai dari bepergian, bersantai, bekerja, hingga bersosialisasi.
Mobil ini memperlihatkan bahwa desain serbaguna dan utilitas tinggi bisa kembali relevan, terutama dalam format kendaraan listrik. Untuk bentuknya kompak dengan panjang 4,10 meter, sedikit lebih panjang dari model supermini mereka, tetapi tetap menawarkan ruang interior lega berkat arsitektur listrik. Desain luarnya mengusung siluet khas van, Rabu (10/12/2025).
Pintu geser besar dengan bukaan hingga 1,92 meter memberi akses mudah ke kabin, sementara roda 21 inci dengan penutup futuristik memperkuat kesan modern sekaligus efisien. Dan masuk ke interior, ELO menawarkan konfigurasi tempat duduk fleksibel yang bisa menampung empat hingga enam penumpang.
Menariknya lagi, kursi depan juga dapat diputar 360 derajat saat mobil parkir untuk menjadikan kabin sebagai area pertemuan atau ruang santai. Sedangkan untuk lingkar kemudi memiliki desain futuristik dengan tuas menyerupai joystick serta kontrol sederhana.
Pendekatan interiornya juga minim gangguan visual, alih-alih layar sentuh besar, Citroen menempatkan layar tipis di bawah kaca depan. Pasalnya, ELO dikembangkan bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga kendaraan serbaguna.
Kabinnya dapat diubah menjadi area tidur dengan dua matras inflatable berbahan Dropstitch yang dapat disimpan di bagasi. Untuk kebutuhan hiburan, tersedia layar yang bisa diturunkan untuk mengubah area dalam menjadi ruang menonton.
Direktur Desain Citroen, Pierre Leclercq, menggambarkan ELO sebagai ledakan energi yang memadukan efisiensi dan kreativitas dan akan debut publik pada pameran otomotif di Brussels pada Januari 2026. Dan positif bakal berpotensi menjadi dasar bagi model subkompak baru yang diperkirakan hadir sekitar 2028. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu