Lapangan Gajah Mada Sebagai "Episentrum" Fasilitas Publik Terus Dibenahi 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Air mancur warna warni ini baru saja selesai dibangun, diharapkan mampu menjadi pusat ruang publik yang hijau dan ramah. SP/MUHAJIRIN 
Air mancur warna warni ini baru saja selesai dibangun, diharapkan mampu menjadi pusat ruang publik yang hijau dan ramah. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  - Fasilitas umum untuk ruang publik di lapangan Gajah Mada, terus ditambah dan dibenahi  oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK).

Kawasan yang didesain sebagai "episentrum" fasilitas publik dan ruang terbuka hijau tersebut, kini  terus bersolek, dan menjadi daya tarik  warga Lamongan untuk menikmati ruang terbuka hijau.

Revitalisasi proyek ini dikerjakan oleh  CV. Alvira Cipta Lestari, perusahaan pertamanan yang dipercaya mengeksekusi pekerjaan berdasarkan SPK Nomor 600.1.15.2/23.SP.PPK.VII/413.105/2025, menggunakan anggaran sebesar Rp 924.164.100 dari APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2025, dan dikerjakan selama 129 hari kerja.

Peran Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya prioritaskan kualitas, transparansi, dan juga keselamatan kerja. Pihaknya memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kebermanfaatan jangka panjang bagi warga masyarakat.

Pengawasan lapangan dilakukan secara  intensif oleh Agus Pindo Basuki, yang menegaskan bahwa proyek ini tidak boleh keluar dari standar teknis yang telah ditetapkan.

“Kami terus memantau langsung proses pekerjaan di lapangan. Setiap tahapan harus akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan spesifikasi teknis agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lamongan M. Fahrudin Ali Fikri, melalui Kabid Perumahan dan Permukiman, Agus Pindo Basuki. 

Disebutkan olehnya, DPRKP-CK juga memastikan bahwa capaian proses pembangunan saat ini disebut sudah sesuai dengan target. Di mana, pembangunan penataan landscape ditargetkan hingga Desember ini. Hal ini bertujuan untuk melengkapi fasilitas publik dan ruang terbuka hijau serta menjadikan kawasan lapangan Gajah Mada sebagai episentrum.

Kinerja CV Alvira Cipta Lestari, jadi sorotan positif. Sebagai pelaksana kegiatan, CV Alvira Cipta Lestari menunjukkan kesiapan penuh dalam menjalankan proyek secara profesional. Perusahaan ini menjadi salah satu rekanan yang dipercaya DPRKP-CK karena rekam jejaknya yang dinilai mampu memberikan hasil berkualitas.

Roimatus Sholihah, Direktur CV Alvira Cipta Lestari melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), mengatakan bahwa CV Alvira Cipta Lestari terus berkoordinasi dengan pihak dinas untuk memastikan tidak ada kendala teknis di lapangan.

“Kami berusaha menjaga ritme kerja agar tetap sesuai jadwal. Kualitas pengerjaan dan transparansi adalah prinsip kami bersama CV Alvira Cipta Lestari,” ujarnya.

CV Alvira Cipta Lestari juga terus mematuhi setiap instruksi pengawas lapangan, mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga penerapan standar K3 selama proyek berlangsung.

Ditambahkan, untuk penanaman pohon ini bukan pohon palem namun pohon lontar 14 batang pohon, namun kita menanam 17 batang pohon dan ada yang mati dan akan kita ganti yang baru kini pohonnya masih di karantina untuk adaptasi agar pohon penggantinya tidak stres dan lagi pula nanti ada tahap perawatan.

Alhasil, menurut dia dijelaskan, menanam pohon lontar itu tidak mudah seperti menanam pohon lainnya, karena tingkat resiko matinya tinggi, oleh karena itu penanaman perlu kehati hatian dan kita menggunakan tenaga ahli di bidang penanaman pohon lontar tersebut.

Selain penanaman pohon lontar, unit-unit kegiatan pekerjaan dalam penataan landscape, beber dia, antara lain ada kolam, air mancur pernak pernik lampu air mancur, penanaman pernak pernik bunga serta pemasangan batu alam," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…