Keris Nusantara Kian Mendunia, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Gelar Pusaka Brojo Wahni

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat meninjau pameran Keris Nusantara pada Gelar Pusaka Paguyuban Brojo Wahni Nusantara bertema “Warisan Nusantara Mercusuar Dunia” yang digelar di Soto Seger Joyoboyo.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat meninjau pameran Keris Nusantara pada Gelar Pusaka Paguyuban Brojo Wahni Nusantara bertema “Warisan Nusantara Mercusuar Dunia” yang digelar di Soto Seger Joyoboyo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Penyelenggaraan Budaya Gelar Pusaka Paguyuban Brojo Wahni Nusantara bertema “Warisan Nusantara Mercusuar Dunia” yang digelar di Soto Seger Joyoboyo, Jumat (19/12) mendapat apresiasi dari Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Yebe ini pameran ini menjadi ruang perjumpaan antara sejarah, identitas, dan generasi masa kini yang kian jauh dari akar budaya.

“Pameran keris yang diinisiasi Brojo Wahni ini patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya. Keris itu bukan hanya benda pusaka, tapi identitas dan peradaban Nusantara,” ungkap Cak Yebe.

Dalam kesempatan itu, Cak Yebe juga menyempatkan diri melihat langsung koleksi keris dari berbagai era kerajaan di Jawa,madura dan juga kerajaan diluar jawa seperti NTB . Dia bahkan membeli lima bilah keris tua yang berasal dari masa Kerajaan Mataram, Tuban, hingga era Trunojoyo sebagai bentuk dukungan pada pelestarian pusaka.

“Saya melihat langsung keris-keris lama dari berbagai kerajaan, mulai dari era kerajaan Tuban - Mataram,Pajajaran,Kasepuhan dan kanoman Cirebon sampai Trunojoyo. Ini bukan soal koleksi tetapi sebagai upaya merawat sejarah agar tetap hidup,” ujar pria yang gemar olahraga beladiri jujitsu ini.

Cak Yebe menyebut, pengakuan dunia internasional terhadap keris seharusnya menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki warisan budaya berkelas global. Keris Indonesia, kata dia, telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 25 November 2005 dan masuk Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 4 November 2008.

“Pengakuan UNESCO itu menegaskan bahwa keris adalah simbol sejarah, sosial, dan spiritual bangsa. Tugas kita memastikan generasi muda tidak tercerabut dari nilai-nilai itu,” ucap Cak Yebe.

Menurut Cak Yebe, ruang-ruang budaya seperti ini penting terus dihidupkan agar warisan pusaka tidak terputus dari keseharian masyarakat. Dia berharap Pemkot Surabaya melalui dinas budporapar dan komunitas budaya bisa terus bersinergi menghadirkan kegiatan serupa.

“Kegiatan seperti ini harus terus didorong, karena menjadi media edukasi yang hidup. Anak muda bisa belajar filosofi, seni, dan teknologi yang terkandung dalam keris,” katanya.

Dia menambahkan, Surabaya sebagai kota besar dengan sejarah panjang memiliki tanggung jawab menjaga warisan budaya agar tetap relevan. Kolaborasi komunitas budaya, pemerintah, dan masyarakat dinilainya menjadi kunci agar pusaka Nusantara tetap menjadi mercusuar dunia.

“Kalau kita rawat bersama, budaya Nusantara tidak hanya lestari, tapi juga membanggakan di mata dunia,” pungkas Cak Yebe. Alq

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…