Sistem Robotaxi Waymo Lumpuh hingga Macet Total Gegara Listrik Padam di San Francisco

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah armada Waymo terjebak dan kebingungan di tengah padamnya listrik kota. SP/ JKT
Sejumlah armada Waymo terjebak dan kebingungan di tengah padamnya listrik kota. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sempat viral di media sosial khususnya X, di mana tiba-tiba puluhan kendaraan tanpa sopir, yakni taksi otonom Waymo berhenti mendadak di tengah jalan dan persimpangan lampu merah yang mati. Tentu saja, fenomena tersebut terlihat cukup mencekam di San Francisco, Amerika Serikat 

Fenomena tersebut, terjadi pada akhir pekan lalu. Bahkan, Elon Musk sempat menyindir kejadian ini di X dan sesumbar jika insiden serupa tak akan pernah terjadi di robotaxi Tesla, Selasa (23/12/2025).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak California Public Utilities Commission (CPUC) langsung melakukan investigasi insiden, terkait rincian teknis mengapa armada robotaxi tersebut gagal merespons situasi darurat dengan tepat di lapangan.

Kekacauan lalu lintas ini bermula setelah kebakaran di gardu induk PG&E memutus aliran listrik ke sekitar sepertiga wilayah kota, berdampak pada 130,000 penduduk. Tentu saja, pemadaman listrik tersebut menjadi pemandangan unik sekaligus mengkhawatirkan. 

Saat kejadian pemadaman listrik tersebut, kendaraan canggih tersebut justru berhenti total dan menciptakan kemacetan panjang di tengah kota yang sedang bergejolak. Atas kejadian tersebut, banyak spekulasi yang memicu perdebatan mengenai kesiapan teknologi kemudi otomatis dalam menghadapi situasi tak terduga (edge cases) di dunia nyata. 

Sementara itu, pihak pihak Waymo menanggapi bahwa sistem "Waymo Driver" sebenarnya telah dirancang untuk memperlakukan lampu lalu lintas yang mati sebagai tanda berhenti empat arah (four-way stops). Namun, perusahaan mengakui bahwa skala pemadaman yang sangat luas menyebabkan kendaraan mereka tetap diam di tempat jauh lebih lama dari biasanya. Akibat situasi yang tidak terkendali ini, Waymo terpaksa menangguhkan seluruh layanan operasionalnya di wilayah Bay Area pada Sabtu malam sebelum akhirnya kembali beroperasi pada hari Minggu.

Selain itu, para kritikus menilai insiden ini sebagai pengingat bahwa teknologi sensor tercanggih sekalipun masih bisa dibuat bingung oleh kegagalan infrastruktur dasar. Sehingga, perusahaan Waymo berjanji akan melakukan pembaruan teknologi agar armada mereka dapat beradaptasi lebih baik terhadap kondisi lalu lintas yang ekstrem di masa depan. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…