Tiket Jakarta - Aceh Termurah Rp 2,2 juta, Tiket Jakarta - KL Termurah Rp 789 Ribu
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyoroti pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang mengeluh tiket pesawat Jakarta-Aceh mahal sehingga para relawan yang akan dikirim ke Sumatera dan Aceh harus masuk dulu ke Malaysia demi tiket murah. Huda menilai fenomena tersebut memprihatinkan.
"Fenomena relawan kesehatan yang harus 'transit' di Malaysia untuk menuju Aceh atau Medan karena harga tiket pesawat yang lebih murah merupakan anomali transportasi yang memprihatinkan kita semua. Fakta ini menunjukkan jika ada yang salah dalam pengelolaan transportasi udara kita," kata Huda kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Komisi V DPR disebut sudah meminta pemerintah untuk melakukan berbagai terobosan untuk menekan harga tiket pesawat domestik. Ia menyebut semestinya pemerintah bisa menghapus PPN tiket domestik hingga memberi ruang bagi penyedia avtur swasta.
"Melakukan relaksasi bea masuk suku cadang pesawat, membuka ruang bagi penyedia avtur dari swasta hingga evaluasi tarif batas atas harga tiket untuk melindungi konsumen. Jika ini dilakukan maka kami yakin industri transportasi udara akan tumbuh dan memberikan multiplier effect yang luar biasa baik di sektor ekonomi, pariwisata, hingga sosial," ujarnya.
Ia menilai jika hal itu bisa dilakukan maka pergerakan wisatawan nusantara juga akan meningkat. Selain itu, aksi tanggap untuk membantu ke korban bencana juga mudah untuk dilakukan.
"Penurunan tiket sebesar 20% misalnya diprediksi meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnu) hingga 30-35%. Penurunan harga operasional pesawat otomatis menurunkan tarif kargo udara, yang krusial bagi perdagangan e-commerce dan pengiriman bahan pangan segar antar pulau," ucap Huda.
"Logistik yang murah membantu menekan angka inflasi di daerah-daerah terpencil yang bergantung pada pasokan udara. Selain itu respons bencana yang cepat seperti kasus relawan Aceh, biaya yang rendah memungkinkan mobilisasi tenaga ahli dan bantuan dalam jumlah besar tanpa terkendala anggaran," tambahnya
Bisnis Penerbangan Sulit Bersaing
Huda mengatakan bisnis penerbangan Tanah Air sulit bersaing dengan negara-negara lain yang menawarkan harga lebih murah. Ketua DPP PKB ini menyoroti wilayah geografis RI berupa kepulauan.
"Padahal harusnya dengan wilayah geografis kita yang berupa kepulauan, transportasi udara harusnya menjadi tulang punggung bagi pergerakan ekonomi dan sosial kita. Ironisnya justru bisnis penerbangan kita sulit bersaing dibandingkan dengan negara-negara lain," katanya.
Huda menilai ada empat komponen yang membuat maskapai nasional sulit bersaing dengan negara lain. Salah satunya terkait pajak yang dikenakan untuk tiket pesawat rute domestik.
"Indonesia adalah sedikit negara di dunia yang mengenakan PPN 11% untuk tiket pesawat rute domestik. Sementara itu, rute internasional justru tidak dikenakan PPN. Hal inilah yang menjelaskan mengapa tiket pesawat Jakarta-Medan jauh lebih mahal daripada Jakarta-Kuala Lumpur," ucapnya.
Ia juga menyoroti beban pajak impor suku cadang pesawat. Huda menyebut ada sekitar 70% biaya pemeliharaan pesawat (maintenance, repair dan overhaul) dilakukan dengan suku cadang impor.
Ia menilai bea masuk untuk suku cadang pesawat meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Huda juga menyinggung soal harga avtur di Indonesia.
"Harga avtur di Indonesia menyumbang sekitar 30-40�ri total biaya operasional maskapai. Kurangnya kompetisi dalam penyediaan avtur di bandara-bandara besar membuat harga bahan bakar kita sulit menyamai harga di Singapura atau Malaysia. Keempat adanya biaya layanan bandara yang beban langsung pada komponen harga tiket yang dibayar konsumen," ucapnya.
Keluh Kesah Menteri Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berkeluh kesah harga tiket pesawat dari Jakarta ke Aceh yang dia sebut mahal. Berapa sih memang harganya?
Awalnya, Menkes Budi Gunadi menceritakan relawan kemanusiaan yang dikirim ke wilayah terdampak bencana di Aceh harus melewati Malaysia terlebih dahulu agar mendapat tiket pesawat yang lebih murah.
Budi menyebut akhir tahun lalu harga tiketnya mencapai Rp 10 jutaan, namun saat ini harga tiket sudah di bawah Rp 3 juta.
Tiket Kelas Ekonomi Termurah
Dilihat dari situs perjalanan daring, harga tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar rentangnya cukup bervariasi.
Penerbangan ke Tanah Rencong dilayani dengan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia, Pelita Air, Super Air Jet, Batik Air, dan Lion Air.
Transportasi Udara
Untuk penerbangan langsung kelas ekonomi, harga tiket Garuda untuk Rabu 14 Januari Rp 2,8 juta, Pelita Air, Batik dan Super Air Jet berada dikisaran Rp 2,2 juta. Sementara tiket Lion Air Rp 2,3 juta hingga Rp 2,4 juta dengan sekali transit di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.
Dikutip dari Traveloka Selasa (13/1) garga Tiket Pesawat Jakarta - Kuala Lumpur dari Rp 726.889
Ini tiket sekali jalan termurah Rp 726.889. Sementara Tiket pulang pergi termurah Rp 1.521.800.
Saat Nataru, Capai Rp 7 jutaan
Sementara untuk keberangkatan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, tiket penerbangan langsung lebih murah Rp 100 ribu untuk tiga penerbangan. Tiket Pelita Air, Batik dan Super Air Jet Rp 2,1 juta, sedangkan Garuda Indonesia Rp 2,8 juta.
Untuk penerbangan tidak langsung, harga tiket berkisar Rp 2,2 juta hingga Rp 2,8 juta. Penerbangan dari dan ke Aceh dilayani mulai pagi hingga sore hari.
Harga tiket pesawat memang sempat melonjak drastis pada pertengahan Desember hingga saat Nataru. Harganya saat itu mencapai Rp 7 jutaan hingga Rp 10 jutaan. n erc/jk/cr7/rmc
Editor : Moch Ilham