Macetnya Surabaya, tak Separah Bandung dan Jakarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam TomTom Traffic Index 2025, Surabaya berada di peringkat 164 kota termacet dunia. Tingkat nasional kota termacet ketiga. 
Dalam TomTom Traffic Index 2025, Surabaya berada di peringkat 164 kota termacet dunia. Tingkat nasional kota termacet ketiga. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam TomTom Traffic Index 2025, Surabaya berada di peringkat 164 kota termacet dunia. Tingkat nasional kota termacet ketiga.  Tingkat kemacetan kota Surabaya 43,7 persen. Rata-rata perjalanan 10 km ditempuh dalam 27 menit 54 detik.

TomTom Traffic Index merupakan platform yang menganalisis tingkat kemacetan di ratusan kota dunia berdasarkan data kecepatan dan lokasi kendaraan secara real-time alias floating car data (FCD). Data ini dikumpulkan dari perangkat GPS yang terpasang di kendaraan dan dianalisis untuk mengetahui seberapa padat kondisi jalan raya.

Januari 2026 ini, TomTom Traffic Index mensurvei lima kota di Indonesia. Kelima kota tersebut adalah Bandung, Jakarta, Medan, Palembang dan Surabaya. 

TomTom Traffic Index menyatakan, Bandung sebagai kota termacet di Indonesia. Ibu Kota Jawa Barat itu menduduki peringkat ke-16 kota termacet di dunia. Itu juga sekaligus menjadi kota paling macet di Indonesia berdasarkan data tersebut.

Peringkat Bandung memang turun daripada sebelumnya yang bertengger di posisi 12 kota termacet dunia 2024. Namun, angka-angka kemacetan di Bandung masih mirip dengan tahun sebelumnya.

Dalam data TomTom Traffic Index 2025, tingkat kemacetan rata-rata di Bandung tahun lalu mencapai 64,1 persen. Dikutip dari situs resmi TomTom, tingkat kemacetan tersebut mengukur seberapa besar kemacetan memperlambat jaringan jalan dengan membandingkan waktu tempuh ideal tanpa hambatan dengan waktu tempuh rata-rata real-time. Perubahan infrastruktur, batas kecepatan, dan volume kendaraan dapat mempengaruhi data ini.

Perjalanan 10 km ditempuh dalam 32 menit 26 detik, masih mirip-mirip dengan angka tahun lalu yang mencapai 32 menit 37 detik. Kecepatan rata-rata di Bandung saat jam sibuk hanya 16,3 km/jam, mirip dengan data tahun sebelumnya. Dalam setahun, warga Bandung menghabiskan waktu 129 jam karena terjebak macet.

 

Jakarta Macet Kedua

Jakarta menjadi kota nomor dua termacet di Indonesia setelah Bandung. Data TomTom Traffic Index menyatakan, kemacetan di Jakarta dinilai bertambah. Pada tahun 2025, tingkat kemacetan rata-rata di Jakarta mencapai 59,8 persen. Jakarta naik ke posisi 24 kota termacet dunia, dari posisi 90 tahun tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025, rata-rata perjalanan sejauh 10 km di Jakarta ditempuh dalam 26 menit 19 detik. Waktu tempuh tersebut lebih lama dibanding tahun 2024 yang hanya 25 menit 31 detik untuk menempuh jarak 10 km. Kecepatan rata-rata di Jakarta selama jam sibuk juga turun menjadi 17,8 km/jam, lebih lambat 1 km/jam dibanding tahun sebelumnya. n jk/rmc

 

Berita Terbaru

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…