Jumat Berkah

Orang Pintar Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Orang pintar menurut Islam adalah mereka yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkan diri dengan amal saleh untuk kehidupan akhirat. Definisi ini melampaui IQ, berfokus pada kesadaran spiritual, muhasabah diri, serta penggunaan akal untuk ketaatan kepada Allah SWT dan kemaslahatan.

Hal yang saya tahu orang pintar umunya mampu mengoreksi diri sendiri dan menundukkan hawa nafsu.

Ia punya kecerdasan sejati berbanding lurus dengan akhlak yang baik. Kata ustad saya, kepintaran tanpa adab (akhlak) dianggap tidak berguna.

Bagi ulama, orang cerdas dalam Islam menggunakan ilmunya untuk kebaikan umat, bukan untuk kepintaran yang merugikan orang lain.

Maka, orang pintar yaitu berpendidikan tinggi dan  melakukan korupsi adalah fenomena serius di mana keahlian digunakan untuk memanipulasi sistem, menyamarkan kejahatan, dan memperkaya diri. Ia sering kali melibatkan jabatan strategis.

 Data yang saya baca menunjukkan mayoritas koruptor adalah sarjana, menggunakan kecerdasannya untuk menciptakan celah hukum atau memanfaatkan kesempatan. 

Berdasarkan teori Fraud Triangle, korupsi oleh orang pintar didorong oleh tekanan (kebutuhan/gaya hidup), kesempatan (jabatan/sistem lemah), dan rasionalisasi (pembenaran diri).

Korupsinya umumnya merugikan negara dalam jumlah masif. Contohnya kasus timah dan Pertamina serta Nadiem.

Dalam pandangan saya, Tindakan ini mereka dapat dianggap lebih tercela karena mengkhianati amanah dan ilmu yang dimiliki.

Apalagi korupsi tersamar yang seolah-olah legal adalah bentuk korupsi paling merugikan yang sering dilakukan oleh orang-orang berpendidikan ini.

Nadiem Makarim dikenal memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang gemilang, termasuk meraih gelar MBA dari Harvard University dan mendirikan Gojek, decacorn pertama Indonesia. Meskipun angka IQ spesifiknya tidak dipublikasikan secara umum. Yang saya baca rekam jejak akademis dan bisnis Nadiem sering dijadikan indikator kecerdasannya tinggi . Apalagi pernah menjabat sebagai Mendikbudristek. Menterinya orang orang pendidik. ([email protected])

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal…

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meresmikan Wealth Center terbarunya di Surabaya. Kehadiran fasilitas ini …

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dan Wamenkeu Thomas Djiwandono, Bereaksi     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu perombakan atau re…

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perseteruan antara Dokter Richard Lee dan Doktif, soal produk dan layanan kecantikan, berbias. Doktif, tarik Komisi Yudisial (KY),…

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan…

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Solo - Pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya kembali mengajukan permohonan perubahan nama usai sebelumnya ditolak oleh di Pengadilan Negeri (PN)…