Bisnis Edit Foto Preset yang Diminati Kaum Milenial

Salah satu hasil foto preset. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Heri Hidayat dan Dani Ramdani sejak 2018 yang merupakan salah satu yang menjual filter preset. Lewat akun Instagram @500presets keduanya menawarkan berbagai pilihan filter yang khas warna warm tone. Heri menjelaskan tentang preset yang mudah digunakan untuk project fotografi lainnya.

"Preset itu sebuah formula warna yang dijadikan Add ons, atau plugin tambahan yang bisa dipakai di aplikasi Adobe Lightroom baik yang di handphone, maupun PC atau laptop. Preset banyak dikenal di Instagram karena memang hasil editannya kebanyakan di upload di IG. Padahal preset juga sering dipakai untuk beberapa project fotography professional, seperti wedding, pre wedding, landscape dan lainnya," kata Heri.

Heri mengatakan sebagai fotografer dia sudah memakai preset untuk project wedding dan preweeding. Karena sudah sering menggunakannya, dia dan Dani memutuskan untuk buat preset khusus untuk handphone dan dijual.

Menurut Heri, akun Instagram @500presets yang mempunyai lebih dari 63 ribu pengikut itu sengaja membuat konsep warna preset yang sesuai dengan karakter milenial.

"Preset kita dibuat dengn warna yang sesuai kebutuhan market kita yang kebanyakan milenial dan jenis spot foto yang biasanya diambil, misal untuk traveling, food fotography, arsitektur (coffeeshop), kegiatan outdoor maupun indoor. Warna presets gak lebay atau over colour. Terutama efek ke warna kulit," ungkapnya.

Dalam menjual preset foto ini kata Heri ada saja keluhan yang ia terima dari pelanggan. Keluhan tersebut biasanya seputar cara penggunaannya.

Heri yang kini bekerja sebagai digital marketing, enggan merinci omzet yang ia peroleh. "Untuk omzet sepertinya terlalu privasi, tapi ya cukuplah. Masih omzet skala UMKM hehee. Laku terjual sekitar 20-30 preset per hari," tambahnya.

Preset buatan Heri dan Dani ini laris di berbagai kalangan, khususnya anak muda. Sejumlah selebgram pun membeli langsung dan mengaplikasikan untuk konten feeds Instagram, seperti Taqy Malik, Rizky Cuaca, Rita Nurmaliza dan masih banyak lagi.

Pria yang tinggal di Jakarta Selatan ini menyampaikan jika bisnis preset Lightroom masih bisa bertahan di tengah pandemi.

"Karena melihat dari culture masyarakat kita saat ini yang apa-apa harus di-posting. Kalau untuk indikator peningkatannya, mungkin jika sektor pariwisata meningkat kita juga akan meningkat. Karena ketika berwisata pasti banyak stok foto yang mau diposting dan perlu di edit makanya untuk saat ini dengan adanya Covid-19 penjualan agak turun," katanya. Dsy6