Cemburu, Kuli Bangunan Bunuh Istri Siri

Isa Anshori (celana pendek biru, berkacamata) saat diamankan petugas.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pelaku pembunuhan seorang wanita di Perumahan Wisma Tirta Agung tahap IV, Gununganyar Tambak, Surabaya berhasil diamankan selang 3 jam setelah melakukan aksinya pada Jum’at (15/10) siang.

Pelaku adalah Isa Anshori (48), warga Dusun Sidolegi, Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan.

Dia dibekuk setelah anggota melaksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan Polsek Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Penangkapan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana.

"Setelah Unit Jatanras dan Unit Inafis Polrestabes Surabaya melaksanakan olah TKP kemudian koordinasi dan kolaborasi dengan Polsek Bagor, Nganjuk, kita dapat mengamankan seorang laki-laki pelaku pembunuhan atau penganiayaan berat tersebut," jelas Kompol Mirzal, kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Bagor AKP Tomi Hermanto mengatakan setelah melakukan aksinya di Surabaya, Isa awalnya hendak melarikan diri ke rumah kerabatnya di Dusun Kalianjlok Desa Bulutawing, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Namun, tiba-tiba berubah pikiran dan memilih menyerahkan diri ke Polsek Bagor.

“Dari pengakuannya, yang bersangkutan (pelaku) mau ke rumah saudaranya di Berbek. Kalau dia alamatnya kan Lamongan, tapi kelahiran Nganjuk, dan dia bekerja sebagai kuli di Surabaya,” jelasnya.

Diketahui, pelaku dengan korban adalah pasangan nikah siri dan tinggal serumah. Dalam 2 bulan terakhir ini, keduanya sering cek-cok mulut dikarenakan pelaku cemburu terhadap korban yang sering membuat konten di media sosial dan chatting WA dengan pria lain.

Kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu pelaku mengingatkan korban atas hal tersebut. Namun korban marah hingga berujung cek-cok. Pelaku yang emosi lalu mengambil besi pleser dan dipukulkan ke korban.

"Korban dipukul sebanyak 5 kali, yang diarahkan ke punggung, lalu diarahkan kepala bagian belakang sebanyak dua kali dan diarahkan ke kepala bagian depan sebanyak dua kali hingga korban meninggal dunia," jelas Mirzal.

Barang bukti yang ikut diamankan, 1 besi pleser, 1 helai rambut korban, celana jeans warna biru milik pelaku yang ada noda darahnya dan kaos berkerah bermotif warna biru tua, putih dan biru muda. ge