Dapat Sambutan Luar Biasa, Wali Kota Ning Ita Ucap Pesan Menggelora di Festival Mojo Bangkit 2022

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengucap pesan menggelora dalam Kirab Budaya Mojo Bangkit tahun 2022. Petinggi Pemkot Mojokerto ini merasa terharu dengan sambutan luar biasa dari ribuan warga Kota Mojokerto, Sabtu (25/6/2022).

Usai mengikuti kirab dengan rute sepanjang 4 kilometer, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tak tampak kelelahan sama sekali.

Padahal, ia dan suami, Supriyadi Karimah Syaiful, banyak menempuh jalan kaki ketimbang naik 'kereta kencana' yang disiapkan panitia.

"Saat start di Lapangan Surodinawan tadi memang di siapkan hiasan kereta kuda, tapi karena animo masyarakat sangat luar biasa, saya ikut kebawa hingga akhirnya turun dan membaur dengan mereka," ujarnya.

Kondisi tersebut terpantau sejak di Jembatan Les Padangan, Ning Ita mulai tampak turun jalan kaki sembari membagi kue onde-onde dan serabi hingga sampai lokasi finish rumah rakyat.

Tak hanya itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga terlihat kewalahan meladeni permintaan foto selfie dari masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto yang terlibat secara langsung dalam kirab budaya Mojo Bangkit," ucap Ning ita.

Wali kota yang identik dengan slogan Spirit Of Majapahit tersebut juga memberi atensi luar biasa kepada masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya yang sangat antusias dan setia menunggu datangnya iring-iringan di sepanjang rute kirab.

"Kita berdoa agar kota kita tercinta segera bangkit kembali ekonominya, pendidikannya, sehat warganya dan sejahtera serta berdaya saing," harapnya.

Ning Ita menyebut, tema Hari Jadi Kota Mojokerto ke-104 bangkit, pesat dan hebat adalah sebuah pengharapan agar kota terkecil nomor tiga se Indonesia ini kembali bangkit menjadi kota yang bisa memakmurkan seluruh warga nya.

"Kita bertekad menjadikan Kota Mojokerto menjadi kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Kirab Mojo Bangkit merupakan representasi bahwa masyarakat masih sangat menghargai warisan budaya leluhur," tukasnya.

Melalui event ini, lanjut Ning Ita, Masyarakat mendapat hiburan sekaligus pembelajaran terkait sejarah perjuangan bangsa serta asal-usul bumi majapahit.

"Kita bisa menikmati kebebasan saat ini adalah berkah kegigihan dari para pendahulu kita, pejuang-pejuang bangsa," ucapnya.

Ning Ita juga bersyukur, kebhinekaan mampu hidup berdampingan dengan harmonis di bumi majapahit ini. Sehingga akhirnya membawa Kota Mojokerto meraih penghargaan Harmony Award.

"Terima kasih warga kota yang selalu hidup rukun, bergandengan tanga bersama-sama tanpa ada konflik," pungkasnya.

Sekedar informasi, Festival Mojo Bangkit 2022 menjadi festival pertama yang dihelat usai pandemi.

Sebanyak 700 orang terlibat dalam Festival bertemakan perpaduan kerajaan majapahit dan perjuangan nasional. Hebatnya lagi, festival ini mampu menarik animo ribuan masyarakat.

Tua, muda, anak-anak, pria maupun wanita yang berasal dari dalam maupun luar Kota Mojokerto tumplek blek di jalan raya sepanjang rute kirab.

Warga rela berdesakan untuk menyaksikan iring-iringan rombongan kirab.

"Kota Mojokerto luar biasa di hari jadinya yang ke-104. Kita terus dihibur dengan berbagai pertunjukkan yang spektakuler," ujar Lusiana (27) warga Surodinawan Kota Mojokerto. Dwi