Hadiri Pengajian, Wabup Gus Barra Ajak Masyarakat Cintai Ulama

Gus Barra bersama para kiai, ulama dan para habaib dalam pengajian dan Sholawat pengajian di Dusun Ngaglik Desa Sidorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto,

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau Gus Barra menghadiri pengajian dan sholawat pengajian di Dusun Ngaglik Desa Sidorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Senin Malam (29/11/2021).

Kegiatan yang bertajuk Pengajian dan Sholawat ini, mendatangkan KH. Anwar Zahid Bojonegoro, Habib Ahmad Assegaf Tuban, KH. Abdul Adzim Alwi Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, serta para ulama dan Habaib Mojokerto.

Meskipun diguyur hujan deras, Gus Barra dan para ulama serta habaib dan masyarakat setempat tetap semangat dan tak surut sehingga makin menambah khidmat lantunan pujian shalawat pada Nabi Muhammad SAW.

Gus Barra menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terlaksananya kegiatan religi keagamaan tersebut. Ia mengajak semua generasi muda maupun para santri untuk mencintai dan menghormati serta melindungi para kiai dan ulama.

"Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW, yang mengibaratkan ulama sebagai lampu-lampu bumi. Artinya, ulama itu bertugas menerangi kehidupan umat dari kegelapan. Sebagai penerus para nabi, ulama bertugas melanjutkan dakwah dan menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar," jelasnya.

Petinggi Pemkab ini menyebut, ulama mewarisi ilmu para nabi, menjaga dan menyampaikannya kepada umat, agar senantiasa memiliki akhlak yang mulia. Mereka juga telah menanamkan rasa kecintaan terhadap Allah SWT dan Rasulullah sejak dini. Sehingga, santri dapat melaksanakan ajaran agama Islam dengan baik.

“Para generasi muda maupun para santri, agar cinta kita kepada para ulama akan mengantarkan cinta kita kepada nabi dan Allah SWT. Para ulama adalah orang-orang berilmu dan dimuliakan oleh Allah Swt, sehingga kita wajib menghormati dan memuliakan mereka sebagai bukti kebenaran keimanan serta kecintaan kita kepada Allah Swt dan rasulnya," tegasnya.

Gus Barra yang juga sebagai Ketua Program Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Mojokerto juga menyampaikan, akan terus berusaha maksimal untuk mengikis habis potret kemiskinan yang masih ada diwilayah ini.

"Kita patut bersyukur, para kyai Blbesar datang dan mengisi pengajian membina masyarakat untuk meningkatkan iman serta akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah melalui kegiatan Pengajian & Sholawat," ungkapnya.

Wabup juga mengingatkan untuk terus semangat mengikuti pengajian, karena dapat menciptakan kekompakan dan terhindar dari perpecahan, menjaga persatuan dan kesatuan agar terwujud masyarakat yang agamis, berakhlak dan berbudi luhur.

Wabup juga mendorong jamaah pengajian dan masyarakat agar selalu aktif dalam kegiatan keagamaan, shalat berjamah memakmurkan masjid. Serta bersama sama menanggulangi pandemi Covid -19. Dwi