Jalan Dibiarkan Rusak Parah, Warga Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan Menjerit

Jalan di Desa Capan yang rusak parah.

SURABAYAPAGI, Pasuruan- Indonesia yang sebentar lagi merayakan HUT ke-76 tahun Indonesia merdeka. Terkait hal ini, warga Desa Capang, Dusun Kandang Sari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan menanti kado Istimewa dari aparat terkait perbaikan jalan yang sudah lama diidam-idamkan.

Warga seharusnya sudah bisa merasakan berkendaraan dengan fasilitas jalan yang mulus seperti desa-desa yang lain di wilayah Kabupaten Pasuruan. Namun apa yang terjadi, ternyata sudah bertahun-tahun kondisi jalan di Desa Capang Dusun Kandang Sari, Kabupaten Pasuruan rusak berat dan terkesan diabaikan oleh pihak yang terkai.

Hasil pantauan dari wartawan Harian Surabaya Pagi yang melewati jalan tersebut pada Jumat (6/8/2021), jalan Desa sebagai akses satu-satunya yang menghubungkan Dusun Kandang Sari dengan Dusun yang lain, kondisinya cukup memprihatinkan.

Jalan yang tidak diaspal itu kalau di musim hujan becek menimbulkan kubangan dan genangan air.. Sedangkan di saat musim kemarau seperti saat sekarang, menimbulkan debu dan merugikan pengendara yang melintasi jalan itu.

Kerusakan jalan sangat parah, jalan rusak yang tidak beraspal itu bergelombang dengan diameter panjang sekitar 500 meter.

Akhir-akhir ini beberapa warga, aktivis maupun pengguna jalan yang menyampaikan protes pada pihak terkait seperti ke perangkat Desa maupun Kepala Desa langsung agar jalan di Dusun Kandang Sari, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan itu, untuk segera diperbaiki. Namun terkesan tidak pernah di tanggapi dengan serius oleh pihak terkait.

Dari keterangan beberapa warga, jalan yang tak kunjung diperbaiki itu kalau musim hujan tidak bisa dilewati karena terlalu banyak kubangan yang membentuk kolam kecil dan juga belepotan. Sehingga banyak warga pengguna jalan yamg terpeleset dan jatuh. Masih dalam keterangan warga yang tidak mau disebutkan namanya, warga sering memperbaiki jalan yang berlubang itu, dengan didruk dengan sisa sisa bongkaran rumah. Kadang juga urunan buat beli semen kemudian dicor agar bisa dilewati.

Wartawan surabaya pagi yang mencoba menghubungi Kepala Desa lewat Telpon Seluler maupun lewat Whatsapp untuk dimintai konfirmasi terkait kondisi jalan tersebut, sampai berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

Beberapa warga Desa Capang menyampaikan aspirasinya melalui media Harian Surabaya Pagi ini menaruh harapan besar agar jalan yang rusak berat tersebut segera diperbaiki dan aparat yang terkait segera menanggapinya dengan serius.

Sementara pihak PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan belum bisa diklarifikasi karena masih dalam suasana PPKM. her