Jembatan Ngunut Diterjang Banjir, Lalu Lintas Dialihkan

Petugas lalu lintas yang sedang menertibkan arus jalan. SP/ MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebanyak tujuh desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Magetan diterjang banjir. Jembatan Ngunut diterjang banjir. Sehingga lalu lintas dari Kawedanan menuju Ponorogo dialihkan lewat Madiun.

Menurut Kasat Lantas Polres Magetan AKP Jumianto Nugrohom, bagi pengendara dari Magetan kota, kata Nugroho, bisa langsung lewat Parang dan yang dari Gorang-Gareng Kawedanan, bisa mengambil jalur lurus melewati Kebonsari, Madiun. Sedangkan dari arah Danyang, Ponorogo menunju Magetan bisa langsung melewati Kecamatan Lembean, Parang tembus Ngariboyo dan masuk Magetan kota.

"Jadi yang dari Ponorogo perbatasan Danyang lurus melewati Lembean, Parang dan Ngariboyo tembus Magetan kota," kata Nugroho, Kamis (18/3/2021).

Saat ini Satlantas Polres Magetan masih melakukan pengaturan arus lalu lintas di traffic light Ngepis Gorang-Gareng Kawedanan. Sementara beberapa pengungsi yang terdampak banjir di Desa Pojok memilih bertahan di pengungsian. Sebab, rumah mereka belum bersih dari lumpur.

Sebelumnya, banjir Magetan menerjang tujuh desa yang tersebar di tiga kecamatan. Empat desa di Kecamatan Kawedanan, dua desa di Kecamatan Ngariboyo dan satu desa lagi di Kecamatan Parang.

Selain itu, empat desa di Kecamatan Kawedanan yang dilanda banjir yakni Desa Pojok, Tladan, Balerejo dan Mangunrejo. Sedangkan dua desa di Kecamatan Ngariboyo yakni Desa Banjarpanjang dan Ngariboyo. Di Kecamatan Parang, banjir melanda Desa Sundul.

Pantauan detikcom saat ini, cuaca di Magetan terpantau mendung. Warga masih khawatir terjadi banjir susulan jika hujan deras. Banjir dengan ketinggian 30 hingga 2 meter merupakan yang terbesar dalam 40 tahun terakhir. Dsy8