Kandang Ayam di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Damkar Magetan saat memadamkan kandang yang terbakar di  Kabupaten Ngawi, Jumat (21/7/2023) pukul 04.00 WIB dini hari. SP/ NGW
Petugas Damkar Magetan saat memadamkan kandang yang terbakar di Kabupaten Ngawi, Jumat (21/7/2023) pukul 04.00 WIB dini hari. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com Ngawi - Sebuah kandang yang berisi 10.000 ekor ayam berusia 10 hari di Desa Majasem Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur terbakar pada Jumat (21/07/2023) pukul 04.00 WIB dini hari. 

Akibat kebakaran tersebut, pemilik kandang ayam, Burhan harus pasrah mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp500 juta.

Kebakaran diduga berasal dari oven ayam atau seng yang dipanasi menggunakan api untuk menghangatkan ayam di kandang. Kebakaran yang diketahui oleh warga itu langsung dilaporkan ke Damkar Magetan yang berjarak 13 kilometer lokasi.

Kasi Pencegahan Damkar Magetan Jarot Eka mengatakan jika pihaknya menerjunkan dua unit mobil damkar untuk melakukan pemadaman dan pembasahan. Pembasahan dilakukan sampai sekitar pukul 05.30 WIB.

“Angin bertiup kencang sehingga api gampang membesar ya. Dan sayangnya, ayam-ayam yang masih kecil itu hangus terbakar akibat kejadian ini. Kandangnya juga ludes,” kata Jarot.

Saat terjadinya kebakaran, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kebakaran juga tidak sampai menjalar ke rumah, dan berhasil di padamkan. 

Jarot menghimbau pada masyarakat dimanapun agar tidak membuat perapian yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Apalagi saat ini cuaca berangin yang memudahkan api mudah menjalar ke mana saja. “Kami harap masyarakat bisa lebih waspada,” katanya. dsy

Berita Terbaru

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…