Kapolda Jatim Ikuti Latgab SAR dan Karhutla

Latihan ini sinergitas instansi terkait dalam menghadapi bencana, utamanya kebakaran hutan di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur. Rabu (7/6/2021).SP/HENDAR WANTO

SURABAYAPAGI,Surabaya - Musim hujan segera berakhir, berganti musim kemarau. Pergantian musim ini perlu diwaspadai terjadinya kebakaran hutan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengikuti kegiatan Latihan Gabungan (LATGAB) kemampuan Search And Rescue (SAR), dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA), bersama TNI-POLRI, BPBD, dan Dinas Kehutanan, di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur. Rabu (7/6/2021).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, setelah nanti mendapatkan ilmu, terkait dengan penanganan bencana alam, kalau ada kejadian yang sesungguhnya, sinergitas kita bersama sangat penting dalam menghadapi bencana tersebut. 

"Saya, Pangdam dan ibu Gubernur, seringkali melakukan komunikasi, koordinasi yang baik, mewujudkan kolaborasi yang baik. Tidak ada permasalahan yang tidak selesai, selama hal tersebut dapat kita komunikasikan dengan baik ,"tegasnya.

IMG-20210407-WA0052

Jenderal bintang dua ini, berharap mengajak semua pihak,  untuk selalu mempererat tali silaturahmi, perkuat sinergitas yang baik, agar tugas di lapangan berjalan dengan lancar.

Disisi lain, tak hanya melakukan pelatihan, mantan Kapolda Kalimantan Selatan bersama rombongan juga melakukan pembentangan bendera merah putih, di Bendungan Waduk Bening, hingga menanjak ke arah bendungan.

Masih kata Irjen Pol Nico Afinta terkait  napak tilas dan pengibaran bendera itu menunjukkan semangat kita. Karena penting dari setiap kegiatan adalah kemauan hati, didalam melakukan operasi kemanusiaan. 

"Kalau hati kita mau, dan melakukan dengan baik, saya kira semuanya akan menuju arah yang lebih baik. Mengibarkan bendera merah putih itu, serta melakukan napak tilas penting, menjadi penguatan hati kita, di dalam melaksanakan kegiatan nanti ke depan,"jelasnya.

IMG-20210407-WA0058

Kegiatan yang diikuti seluruh pejabat utama Polda Jatim, terlihat Kapolda Jatim mengenakan seragam Brimob,lengkap dengan  rompi anti peluru, Helm baja, dan senjata. Mereka berjalan menyusuri hutan belantara sejauh 4 kilometer. 

LATGAB SAR ini diikuti oleh 110 personil, yang terdiri dari 40 personel TNI, 20 personel Brimob, 30 personel dari Polres Nganjuk, Madiun dan Madiun Kota, 5 personil BPBD, 5 personil Damkar, 10 personil Perhutani, akan mendapatkan pelatihan dari para instruktur dan narasumber dari TNI maupun Polri, BPBD, dan Dinas Kehutanan, serta Pemadam Kebakaran yang selama ini telah berpengalaman dalam tugas operasional.nt