Khofifah Akui Bantu Tukang Becak tidak Error

Gubernur Khofifah.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - “Di mana saya berada biasanya saya berbagi kepada para tukang becak. Biasanya kami keliling ke berbagai titik, di mana ada tempat tukang becak, mereka punya pangkalan. Sering dilakukan, biasa kami melakukan itu setiap selesai salat Jumat," ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membagikan bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu di kawasan sekitar kantor Gubernur Jatim, di Jalan Pahlawan Kota Surabaya, Jumat (27/8/2021) siang.

Tukang becak menjadi sasaran bantuan sosial dari Gubernur Khofifah. Bantuan ini bukan tanpa alasan. Menurut Khofifah, bantuan bagi tukang becak pasti tepat sasaran.

"Kebetulan kan suasananya pandemi covid. Jadi menurut saya kalau kita berbagi apalagi kepada tukang becak, Insya Allah sudah pasti tidak error gitu. Nggak ada kesalahan sasaran. Saya rasa ke mana saya pergi, itu selalu di belakang saya ada mobilnya BPBD yang menyiapkan sembako. Saya biasa membagi untuk para tukang becak," jelas Khofifah.

Sepi Sekali

Sementara itu, wajah haru, dan bersyukur terpancar dari wajah Sumijan (55), salah satu penerima sembako. Warga Putat Jaya Surabaya yang sudah 20 tahun itu berprofesi menjadi seorang tukang becak di Kota Pahlawan.

Bapak dua orang putra tersebut menerima bantuan sembako dan uang tunai dari Gubernur Khofifah.

"Saya terharu, karena setiap hari saat ini narik becak dari subuh sampai malam, maksimal hanya mendapat Rp 30.000. Sepi sekali, penumpang sudah tidak maksimal seperti dulu, apalagi saat pandemi," katanya.

Sumijan dan puluhan tukang becak lainnya hari itu merasa beruntung. Karena selain mendapatkan sembako dan uang tunai, pada momen tersebut merupakan pengalaman pertama baginya bertemu dengan orang nomor satu di Jawa Timur.

"Terima kasih Bu Gubernur, Allah yang membalas kebaikannya. Sehat terus untuk Bu Gubernur," tandasnya. n arf/cr2/rmc