Melalui DKUPP, Pemkot Probolinggo Salurkan Bantuan Kepada Ratusan Pedagang Pasar Tugu

Tampak Kepala DKUPP Berikan Bantuan Secara Simbolis. SP/KURNIAWAN

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Guna mempercepat penanganan dampak bencana non alam Virus Covid-19, Pemerintah Kota Probolinggo menyerahkan bantuan stimulus ekonomi kepada pelaku usaha, dalam hal ini pedagang Pasar Sabtu-Minggu (Tugu) secara simbolis di Aula Pendapa Kecamatan Kanigaran dan Kecamatan Mayangan, Senin (26/7) pagi.

Perlu diketahui, Pasar Tugu merupakan kegiatan usaha yang memberikan kesempatan kepada pedagang mikro kecil untuk memasarkan barang dagangannya, di kawasan sekitar Alun-alun Kota Probolinggo, setiap akhir pekan, namun untuk sementara, pasar tersebut ditutup.

Bantuan dari Pemkot Probolinggo diserahkan kepada pedagang Pasar Tugu yang jumlahnya mencapai 336 orang, tentunya yang sudah terverifikasi berdasarkan catatan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp 200.000 per bulan itu diberikan dengan tujuan, agar para pedagang Pasar Tugu dapat bangkit dengan meningkatkan produktivitas usaha serta memperluas pangsa pasar secara digital online.

Perlu diketahui, bantuan stimulus diberikan secara bertahap, mulai Jum’at (23/7) hingga hari Selasa (27/7) mendatang, dengan jumlah penerima bantuan khususnya di Kecamatan Kanigaran sebanyak 70 orang dan di Kecamatan Mayangan sebanyak 40 orang.

Kepala DKUPP Fitriawati mengatakan, bantuan ini  diberikan secara tunai di tahap pertama. Dan tahap berikutnya, akan diberikan non tunai melalui transfer ke rekening masing-masing penerima. Dan untuk itu kami bekerjasama dengan Bank Jatim, untuk pembukaan rekeningnya.

Lebih lanjut ia mengungkap, bantuan ini akan terus diberikan, selama Pasar Tugu ditutup dan anggaran tersedia. “Kurang lebih sekitar enam bulan, selama Pasar Tugu ditutup. Manakala kondisi Covid ada penurunan di Kota Probolinggo dan ada kebijakan dari Satgas Covid, dimana Pasar Tugu akan dibuka, maka bantuan ini akan kami hentikan,” ungkapnya. wan