Omicron Terdeteksi di Jawa Timur

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 02 Jan 2022 20:56 WIB

Omicron Terdeteksi di Jawa Timur

i

dr.Makhyan Jibril Al-Farabi

SURABAYAPAGI.COM,  Surabaya -Covid-19 Varian Omicron tak terbendung penyebarannya. Varian yang menghantui seluruh penduduk di dunia ini, kini sudah terdeteksi masuk Jawa Timur (Jatim).

“Sebagaimana sudah disampaikan ITD Unair, varian omicron sudah terdeteksi di wilayah Jawa Timur. Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat,” kataJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Makhyan Jibril Al-Farabi, Minggu (2/1/2022).

 Namun, Jibril meminta agar masyarakat Jatim tak panik.

“Kita harus waspada, tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik. Sejauh ini varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien yang sudah mendapatkan vaksin,” tegasnya.

Dia menyarankan, saat ini yang harus dilakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas di Jawa Timur. “Artinya, jangan sampai terjadi penularan lokal,” tegasnya.

Sebelumnya,  Kepala Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga (ITD Unair) Surabaya, Prof Maria Inge Lusida memastikan bahwa ditemukan satu sampel pasien terinfeksi Covid-19 varian omicron di Jatim. Kepastian ini didapat dari hasil Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada Sabtu (1/2/2022) malam.

Direktur RSU dr Soetomo Surabaya sekaligus Ketua Tim Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi memastikan bahwa RSU dr Soetomo hingga saat ini belum menerima atau merawat pasien Covid-19 varian omicron tersebut. “Belum ada pasien omicron di Soetomo,” tukasnya singkat.

Sementara itu, hal yang sama juga terjadi di Rumah Sakit Islam (RSI Jemursari). Seorang staf di sana mengklaim sudah 3-4 minggu terakhir, tidak ada pasien Covid 19 dirawat di sana. Sayangnya, humas RSI saat dikonfirmasi Surabayapagi, belum memberi jawaban.

Pesan berantai dari dr Joni Wahyuhadi menghiasi group WA wartawan yang disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Jatim Ali Kuncoro. “Bapak Ibu semuanya…mohon dengan hormat Prokes ditingkatkan ..oleh karena omicron sdh terdeteksi di sekitar kita. Sehat selalu kita semua”.

 

Ekonomi Tumbuh

Sementara itu, Wakil Wali kota Surabaya Armuji juga  mengklaim pandemi COVID-19 semakin melandai di akhir tahun 2021. Dia menuturkan rumah sakit rujukan saat ini lebih leluasa mengurus pasien non-COVID-19.

Sesuai data satgas Covid – 19 Per 31 Desember 2021 Pukul 17.00 angka kumulatif Covid sebesar 67.078 dan hanya bertambah satu kasus dari 30 Desember 2021.

Dengan kesembuhan mencapai 64.512 atau 96,18 persen dan angka kumulatif meninggal sebanyak 2.557 Jiwa. Untuk persentase kesembuhan Kota Surabaya melampaui kesembuhan provinsi yang hanya tercatat pada 92,54 persen.

Pria yang akrab dipanggil Cak Ji ini juga membeberkan bahwa vaksinasi di Kota Surabaya juga sudah paripurna dan telah terbentuk Herd Immunity. Untuk dosis 1 telah mencapai 119,4 % dengan 2.648.335 jiwa telah di Vaksin dan Dosis 2 telah terlaksana 101,43% dengan 2.249.782 jiwa telah disuntik.

“Ini merupakan bekal utama untuk menatap tahun 2022 dengan optimisme , pandemi kita jaga daneEkonomi didorong tumbuh,” tegas Cak Ji.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada segenap tenaga kesehatan, perangkat daerah hingga lurah, camat, bahkan perangkat kampung mulai RT , RW , LPMK yang telah membantu Pemerintahan Eri – Armuji selama 2021 dalam penanganan Pandemi Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi.

“Omzet pedagang dari sejumlah total 48 Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya, tercatat mulai merangkak naik. Kenaikan ini salah satunya disebabkan karena faktor melandainya pandemi Covid-19 dengan diikuti sejumlah kelonggaran. Ini berdasar pantauan kawan – kawan Dinas Koperasi” , Tegas Armuji

Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat menyambut tahun baru dengan sederhana dan euforia berlebihan serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. yu,sem

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU