Puluhan Jerigen Isi BBM Ditemukan saat Razia Jebakan Tikus Berlistrik

Petugas memeriksa sejumlah jerigen berisis BBM yang diduga ditimbun.

 

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi -  Pemerintah setempat melarang warga memasang jebakan tikus beraliran listrik. Pasalnya, korban jiwa akibat jebakan tikus beraliran listrik sudah banyak.

Namun, larangan tersebut masih ada yang bandel dengan nekad memasang jebakan tikus berlistrik. Ujung-ujungnya seorang petani kembali tewas setelah tersengat jebakan tikus yang dialiri listrik pada Minggu (18/4) lalu.

Tak ingin adanya lagi korban jiwa, Polres Ngawi melakukan razia jebakan tikus beraliran listrik di sawah-sawah milik warga. Razia dilakukan polisi didampingi Satpol PP dan pegawai PLN.

Namun, dalah razia yang dilakukan pada Kamis (22/4) malam itu, petugas malah menemukan puluhan jerigen yang berisi ratusan liter BBM di area kebun jati Desa Watu Alang, Ngawi.

Di lokasi yang sama, petugas juga mendapati beberapa sepeda motor yang sedang menguras tangki bensin, untuk kemudian dimasukkan ke dalam jerigen-jerigen tersebut.

Saat itu juga, AKP I Gusti Agung langsung memerintahkan anggotanya untuk mengamankan puluhan jeriken tersebut. Diduga, BBM itu sengaja ditimbun untuk operasional kendaraan atau mesin yang seharusnya tidak menggunakan BBM bersubsidi.

"Kita selidiki dulu mas. Yang pasti kita proses," jelas AKP I Gusti Agung Ananta.

Sementara I Gusti Agung Ananta melanjutkan perjalanan menuju lokasi razia jebakan tikus, sebagian anak buahnya bertahan untuk mengatasi temuan yang mencurigakan tersebut.