Status Covid-19 di Tulungagung Meningkat Menjadi Zona Oranye

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat. SP/ JT

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Adanya peningkatan kasus secara signifikan di Kabupaten Tulungagung selama seminggu terakhir membuat zona Covid berubah dari zona kuning menjadi zona oranye. Zona tersebut berisiko di tingkat sedang. Selain itu, kondisi ini diperparah dengan meninggalnya 3 pasien Covid-19 dalam rentang sepekan, Rabu (2/12/2020).

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat tidak menampik perubahan zona oranye ini. Dengan menjadi zona oranye, rasio penularan Covid-19 sudah lebih dari 1,5 atau 1 orang sudah menularkan ke lebih 1 orang lainya. “Total dari 15 indikator itu kurang dari 2,5, kalau di bawah 2 merah,” ujar Kasil.

Pihaknya menargetkan dalam waktu 2 minggu ke depan, Tulungagung bisa menjadi zona kuning lagi. Untuk itu, pihaknya meminta dukungan dari berbagai pihak untuk mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Kita meminta dukungan pada masyarakat untuk menahan diri agar kasusnya enggak naik,” jelasnya

Selain itu, tingginya kasus Covid-19 di Tulungagung ini terjadi selepas libur panjang cuti bersama Maulid Nabi selama 4 hari. “Ini bermula dari libur panjang itu, semua daerah naik grafiknya, makanya naiknya bukan perkalian, tapi sudah kuadrat,” jelas Kasil.

Dari data per Selasa (1/12/20) jumlah pasien positif Covid-19 di Tulungagung mengalami penambahan 6 orang dan 3 pasien sembuh. Dengan penambahan ini, total kasus Covid-19 sebanyak 674 orang dengan 523 sembuh. Sebanyak 55 orang dirawat, dikarantina 24, 65 orang diisolasi dan 7 orang meninggal dunia. Dsy9