Tabrak Tiang Penyangga Jembatan, Truk Muat Kayu Gelondongan Terguling

Petugas saat mengevakuasi muatan kayu yang berserakan. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga seputaran jalan umum Desa Selorejo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar dikejutkan suara benturan keras di jalan lintas Blitar-Malang, ternyata  benturan itu berasal dari sebuah truck Isuzu N 9480 UI terguling setelah menabrak tiang beton penyangga jembatan. Kejadian yang terjadi Rabu (29/6) pukul 16.45 itu mengakibatkan satu tewas di TKP dan satu alami luka berat.

Menurut Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK melalui Kasat Lantas AKP Aditya Yasa Putra S.IK MH M.Si, menerangkan untuk kedua korban langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi Kab Blitar.

"Atas kejadian itu penumpang truck bernama Warsito 40 warga dusun Dawung Desa Olak alèn Kec Selorejo Kabupaten Blitar meninggal dunia dan temannya alami luka berat,"  kata AKP Kadek Aditya.

Kejadian itu sendiri terjadi saat truk Mitsubishi N 9480 UI muat kayu gelondong yang dikemudikan Pramuji Yasmono (35) warga Dusun Dawung Desa Olak alen Kec Selorejo Kab Blitar bersama Warsito (korban) dan Sawiyanto (alami LB) yang merupakan satu desa  menuju arah Malang.

"Saat melintas di jalan umum Desa Selorejo, ban belakang truk meletus, akhirnya laju truk oleng sehingga menabrak tiang beton penyangga jembatan, akibatnya salah satu korban meninggal dunia di TKP dan 1 penumpangnya alami Luka berat, langsung kedua korban dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," terang AKP Kadek. 

Menurut saksi, kedua korban Warsito dan Sawianto duduk di kap mobil truk (atas sopir) karena truk penuh muatan balok kayu.

"Ketika tabrakan truk dan beton jembatan (penyangga) keras sehingga korban terjatuh, ketika petugas Polsek dan koramil Selorejo bersama warga lakukan pertolongan untuk  evakuasi korban yang berada di bawah reruntuhan kayu gelondongan, korban  yang satu meninggal di tempat kejadian dengan luka sangat parah, yang satunya luka berat," tutur Gofur (32) warga setempat pada wartawan di TKP, Rabu (29/6) sore.

"Setelah kita lakukan olah TKP dan evakuasi korban kita lakukan pemeriksaan saksi saksi termasuk pengemudi, untuk pengemudi ditemukan memiliki SIM B1, untuk truk kita amankan di Unit Laka, jadi kecelakaan tunggal, akibat ban mobil truk pecah untuk kerugian material Rp 10 juta," pungkas AKP Kadek Aditya. Les