Toko Buah Hokky Terbakar, Pengunjung Semburat

Petugas pemadam saat berupaya memadamkan api yang membakar rumah milik Windoyo Halim (70), di Jalan Taman AIS Nasution 31, Panglima Sudirman, Senin (15/2/2021) siang. SP/Mahbub Fikri

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rumah milik Windoyo Halim (70), di Jalan Taman AIS  Nasution 31, Panglima Sudirman, dilalap api, Senin (15/2/2021) siang.  Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja bangunan ludes dilahap si jago merah.

 Menurut Kabid Operasional PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi,  pihaknya mengerahkan lebih dari 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Api berkobar, melalap bagian depan bangunan toko yang menjual balon dan dekorasi pesta tersebut. Asap hitam membumbung dari lokasi kebakaran.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, rumah milik Windoyo ini berdempetan langsung dengan toko buah Hokky. Tak pelak, kebakaran ini membuat pengunjung dan karyawan Hokky panik dan semburat menyelamatkan diri.  “Wah wah, gawat iki, daripada awakdewe kobong, mlayu ae (ini gawat, daripada saya terbakar, lari saja),” teriak seorang pengunjung Hokky yang rela meninggalkan belanjaanya karena saking paniknya.

Bambang menjelaskan dari mana api awalnya menyala. “Api berasal dari lantai 1. Empat orang di dalam rumah itu sudah dievakuasi. Kita keluarkan termasuk anjing dan burung peliharaannya,” ujar Bambang.

Mereka adalah yang berada dalam rumah adalah Windoyo Halim selaku pemilik rumah, Tantri Hendrawati (70) istri dari Windoyo, Fusy Halim (50) anak Windoyo dan Fanda Jany (40) anak sekaligus pemilik toko dekorasi di area teras rumah. "Fanda mengalami luka bakar pada bagian kaki,"paparnya.

Sedangkan Sifon Edward Halim (26) anak yang juga membantu orang tua di toko dekorasi, Michel Halim (25) dan Suyatmi (54), warga Kedung Pengkol 1, pegawai toko mengalami luka bakar pada punggung kanan dan kaki kiri.

"Korban yang mengalami luka langsung dibawa rumah sakit dr Soetomo,"imbuhnya.

Dalam peristiwa ini sempat penghuni rumah terjebak di lantai 1 dan mereka tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri. Untung saja, petugas PMK  bertindak cepat melakukan penyelamatan. Akibat kebakaran ini, arus lalu lintas di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya padat. Polisi merekayasa arus lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke lajur kiri. Sedangkan penyebab kebakaran ini, pihak kepolisian masih melakukan lidik di lokasi.

Bambang mengatakan, timnya sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi.  Sebab, saat kebakaran terjadi, petugas Damkar Kota Surabaya tengah melintas disekitar lokasi untuk menyemprot desinfektan.

"Akses untuk keluar terbakar, jadi sempat tidak ada jalan keluar, dan kebetulan ini tadi pas ada penyemprotan desinfektan juga," terang Bambang lagi.

Bambang menambahkan, 7 ekor anjing dan 2 ekor burung milik penghuni rumah juga berhasil diselamatkan. Namun, kata Bambang, kebakaran mengakibatkan 80 persen bangunan ludes.

Usai pemadaman, petugas kepolisian dari Polsek Genteng bersama Linmas dan Satpol PP Kota Surabaya memberikan garis polisi di area rumah yang terbakar tersebut.

Untuk mempermudah proses pemadaman, dilakukan penutupan satu jalur arah ke luar kota Surabaya. Anggota BPB& Linmas Kota Surabaya yang berada di lokasi juga membantu mengimbau para pengendara agar tidak berhenti di pinggir jalan karena dapat menyebabkan kemacetan. nt/fik