Tren covid menurun, Pemkab Kediri terus genjot kesembuhan pasien

Bupati Kediri, Haninditho Himawan Pramana saat menggelar rapat bersama Forkopimda

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (28/7/2021). Rapat tersebut dihadiri oleh Forkopimda dan Kepala rumah sakit Kabupaten Kediri. 

Tren covid-19 di Kabupaten kediri menurun. Meski demikian Pemerintah Kabupaten Kediri terus lakukan upaya guna menekan angka penyebaran. Terutama menggenjot proses treatment. Treatmen ini dilakukan dengan menggalakkan telemedicine dengan whatsapp dengan dokter pendamping di tiap kecamatan. “Jadi, kita sudah memtuskan apa-apa saja langkah strategis untuk menekan angka covid. Terutama bagiamana menggenjot dan meningkatkan kesembuhan pasien,” ujar Mas Bup.

Selain telemedicine ini, diketahui Pemkab juga menjamin ketersediaan obat untuk mendukung penyembuhan pasien terutama yang menjalani isolasi mandiri dengan metode telemedicine tersebut, “kita bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Kediri, terdapat 27 Apotek yang tersebar di Kabupaten Kediri dan ketersediaan obatnya aman,” terang Mas Bup. 

Menurut PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, kondisi covid di Kabupaten Kediri juga mulai menurun. “Dibanding akhir Juli dan Awal Agustus, pertengahan Agustus ini angka Covid-19 menurun drastis,” tuturnya. 

Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kabupaten Kediri, tambah Khotib, menunjukkan rasio yang baik. “Hari ini (18/7) kita mencapai angka 58,9 %. Ini menunjukkan jumlah pasien di Kabupaten Kediri yang dirawat di Rumah Sakit juga berkurang,” tambahnya. 

Hal ini juga didukung dengan sudah difungsikannya gedung Pavilion VVIP RS SLG dengan jumlah bed 68 tempat tidur. “Sedangkan untuk RSDS akan difungsikan dalam 1-2 minggu ini. Sedang dalam proses ACC Nota dinas. Setelah semua acc Alkes dan Nakes akan segera dipindah ke SKB sebagai RSDS Kabupaten Kediri,” tandasnya. Adv/kominfo