Kelana-Dwi Astutik Siap Majukan Ekonomi Sidoarjo

Cawabup Dwi Astutik saat bertemu ibu-ibu muslimat. SP/ Sugeng

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dwi Astutik, Calon Wakil  Bupati Sidoarjo menggelar silatuhrahmi dengan Muslimat NU bertempat di kediaman H Sholeh, Pasegan Wetan, Kelopo  Sepuluh, Sidoarjo, Rabu (23/09/2020) kemarin.
 
Dwi Astutik menyampaikan perempuan harus terlibat dalam pembangunan daerah. Sehingga posisi pendidikan karakter menjadi faktor penting dalam hal tersebut.
 
"Peran ibu-ibu tidak akan lepas dari penguatan ekonomi keluarga. Sebagai muslimat NU, saya membidik ibu-ibu yang diharapkan mereka menguatkan ekonomi keluarga," ucapnya
 
Tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, ibu-ibu relawan tim pemenangan Bersama Kelana - Dwi Astutik (Berkelas), menyambut hangat kedatangan perempuan yang akrab disapa Bunda Dwi ini. Mereka menyimak program kerja yang disampaikan  Dwi Astutik. 
 
Dwi menuturkan Sidoarjo mempunyai geografis yang luas dan potensi ekonomi yang lengkap mulai dari dari pabrik berskala besar, home Industri, perikanan, peternakan, hingga UMKM. Perempuan dapat memanfaatkanya karena mereka lah tiang keluarga juga negara. 
 
"Maka dari itu, jika kami sebagai bupati dan wakil bupati yang harus saya kuatkan adalah ibu," imbuhnya.
 
Agar para perempuan berdaya, maka paslon Kelas, Kelana - Dwi Astutik telah menyiapkan berbagai akses. Dimulai dari pendampingan, kualitas produk, perizinan BPOM,hingga cara memasarkan produk.
 
Dwi Astutik juga berharap  jika emak-emak ini nanti bisa berkolaborasi dengan anak muda yang memang pandai dalam pemasaran untuk bisnis start up.
Kehadiran Dwi Astutik pada pesta demokrasi serentak di Sidoarjo ini pun membawa angin segar khususnya para perempuan. Hal itu diakui oleh Ketua PAC Sukodono, Hj. Umi Hanik. "Kami ingin Sidoarjo bisa lebih baik, khususnya masyarakat bawah lebih sejahtera, dan kalau ada calon perempuan seperti Bu Dwi, kami yakin bisa memberdayakan ibu-ibu," harap Umi.
 
Dwi Astutik adalah calon Wakil Bupati pendamping calon Bupati, Kelana. Dengan Diusung oleh koalisi PDIP dan PAN, paslon Kelana-Dwi Astutik juga mendapat dukungan tujuh partai politik non parlemen, diantaranya Hanura,Berkarya, Perindo,PSI,PBB,Gelora,dan PKPI. Dwi Astutik merupakan tokoh dewan pendidikan jawa timur,Ketua paud jatim, sekaligus sekretaris muslimat NU Jatim. Sg