Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan pemeriksaan.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ditlantas Polda Jawa Timur mulai melakukan pendataan terhadap nopol lama terutama tahun 2012 kebawah alias nopol kedaluwarsa.

Hal ini ditegaskan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, Kompol Fahrian Siregar, hal itu dilakukan pihaknya untuk mempersempit ruang gerak sindikat kendaraan bodong yang nekat menggunakan nopol lawas.

Fahrian mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu alasan terkuat pihaknya mencanangkan pengaktifan nopol kadaluarsa. Masih Kata Fahrian, para sindikat itu biasanya sengaja memalsukan nopol lawas dengan mengganti keterangan tahun dan bulan di plat nopol. Tak hanya itu, Ditlantas Polda Jatim juga akan memperketat pengawasan.

Pengawasan yang hendak diberlakukan yakni dengan pengambilalihan proses buka blokir Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Fahrian mengakui, pihaknya telah menemukan beberapa temuan mobil bodong.

Bahkan, temuan itu telah ditindak Timsus Speed Satlantas Polrestabes Surabaya. Hal tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi pihak Fahrian.

“Makanya kami persempit saatbini, karena ini memang modus sindikat,” beber Fahrian Rabu (7/11/2018).

Fahrian menambahkan, sejumlah mobil yang usang nan berdebu di gudang Satlantas Polrestabes itu, beberapa diantaranya menggunakan nopol kedaluwarsa. Menurutnya, semua nopol kedaluwarsa itu sengaja yang diaktifkan kembali.

Bahkan, sejumlah nopol itu merupakan nopol yang tak bermasalah. Artinya, sejumlah nopol kedaluwarsa yang masih terlibat kasus pidana atau perdata, masih belum diolah atau diproses.

Kendati demikian, sejumlah nopol itu telah lama mati. Selain itu, Ditlantas Polda Jatim, lanjut Fahrian, sengaja menghindari masalah yang akan timbul. Pasalnya, masalah akan timbul bilamana nopol itu diberikan kembali ke warga.

Namun, demi mempersempit ruang gerak sindikat, Fahrian mulai mensosialisasikan.Sosialisasi yang dimaksud melalui gerakan partisipasi warga. Masyarakat dapat membantu kepolisian untuk memberikan informasi pelanggaran lalu lintas (lalin) di jalan raya.

Salah satunya adalah melihat kendaraan yang menggunakan nomor polisi (nopol) kadaluarsa. Masyarakat mau berpartisipasi untik memberikan informasi terkait munculnya nopol kedaluwarsa yang dobel di jalan raya. Lalu, bagaimana caranya?

Ternyata, caranya pun mudah. Fahrian menuturkan, masyarakat hanya perlu mengangtifkan kamera di smartphone, lalu memfoto dua kendaraan yang berbeda, namun menggunakan nopol yang sama.

Dari sana, kepolisian bisa mengetahui salah satu diantara dua kendaraan itu dipastikan asli. Namun, satu diantaranya adalah kendaraan bernopol palsu, yang diduga bagian dari sindikat.

Kemudian, foto itu bisa langsung diupload ke akun pribadi media sosisal masing-masing. Kemudian, cantumkan tag @rtmcjatim dalam setiap unggahan. Tapi, sertakan juga keterangan yang jelas mengenai lokasi anda menemukan nopol kedaluwarsa dobel tersebut.

Misalnya, memiliki ciri-ciri buntut huruf tunggal atau huruf dobel, disertai dengan deretan abjad awal dalam sistem alfabet.

“Bila ada warga bertemu nopol dobel di sebuah tempat, segera foto, upload di medsos pribadi anda, lalu hubungi kami, misalnya anda tahu ada buntut huruf A, B, AA-AZ, BA-BZ dan seterusnya, pasti kami tindak lanjuti,” tandasnya.

Inilah Langkah Yang Diambil Ditlantas Polda Jatim Untuk Mengantisipasi Tindak Kejahatan di Dunia Surat Kelengkapan Kendaraan Bermotor. Kejahatan di dunia surat kelengkapan kendaraan bermotor yang dimaksud yakni dengan pengambilalihan sistem buka blokir BPKB.

Selama ini sistem buka-tutup blokir masih dijalankan masing-masing Samsat. Semenjak pekan ini, Fahrian menegaskan hal tersebut akan dihandel Subdit Regident Polda Jatim.

Pasalnya, banyak tindak pidana yang dilakukan sindikat. Tindak pidana yang dimaksud Fahrian adalah dengan memalsukan surat keterangan dari pihak finance maupun bank.

Menurutnya, langkah itu kerap dilakukan dikarenakan pihak finance maupun bank sering tak tertib administrasi untuk memblokir BPKB. Contohnya saja, saat mengkredit sepeda motor maupun mobil dari finance atau bank, seharusnya pihak itu segera mengajukan pemblokiran BPKB. Tujuannya, tentu untuk menjamin keamanan transaksi yang dilakukan kreditur dan debitur.

Jadi, tak perlu khawatir bila terjadi tindak pidana apapun. Opsi itu lah yang dikatakan Fahrian akan segera dilakukan pihaknya.

Kendati demikian, Fahrian menjelaskan, Ditlantas Polda Jatim masih belum memiliki instrumen. Instrumen yang dimaksud adalah untuk memaksa pihak finance atau bank untuk mengajukan pemblokiran.

“Mungkin kedepannya, kami membuat instrumennya,” paparnya.

Lalu, untuk fakta yang sering terjadi yakni banyaknya tindak pidana yang dilakukan oknum debitur maupun kreditur. Misalnya, lanjut Fahrian, kreditur melarikan barang yang dibawa atau yang dikenal dengan istilah fidusia, maupun pihak finance menjual sepihak BPKB milik kreditur.

Lalu, ada pula kreditur yang menggadaikan BPKB ke pihak finance, kemudian mengaku BPKB hilang. Lalu, mereka meminta duplikat kendaraannya.

“Makanya, kami pusatkan di Polda Jatim, bersama dengan kebijakan reaktivasi nopol kedaluwarsa, karena banyak kejadiannya,” imbuh polisi dengan satu melati dipundaknya itu.

Kata Fahrian, rencana penertiban sistem buka blokir yang dipusatkan di Polda Jatim akan mengerucut pada identifikasi kendaraan secara rinci.

Oleh karena itu, kepolisian akan dengan mudah mengetahui persis berapa jumlah kendaraan yang dibayar tunai atau kredit yang telah tersebar di jalan raya. Lalu, data itu juga akan mendukung fungsi penegakan hukum lainnya.

Pasalnya, hal tersebut akan diintegrasikan dengan data perpajakan kendaraan dan asuransi yang dimiliki Dispenda dan Jasa Raharja. Menurutnya, informasi komprehensif itu juga dapat memudahkan fungsi lembaga institusi lain, misalnya kejaksaan dan reserse kriminal.

Sebab, beberapa institusi itu bakal mudah mengakses data guna menelusuri kendaraan yang diduga terlibat tindak pidana atau perdata.

“Makanya, Korlantas Mabes Polri kan menyarankan Polda lain belajar kesini (Polda Jatim), karena posisi Polda Jatim sekarang jadi yang paling maju di Indonesia,” tutupnya. nt