Petugas BPBD Kabupaten Kediri melakukan dropping air bersih di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sulitnya mendapatkan air bersih di dua Dusun di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan dropping air bersih.

Sebulan terakhir ribuan warga di Dusun Tawangsari dan Dusun Semen, Desa Bobang dan Desa Semen, Kecamatan semen mengalami kesulitan air akibat sumur yang kering.

Untuk hari ini, bantuan air difokuskan untuk warga Tawangsari yang telah menunggu kedatangan petugas sejak pagi, dengan jurigen dan galon yang telah disiapkan di depan rumah mereka.

Dalam sehari menurut windoko, Komandan URC BPBD Kabupaten Kediri, mereka datang 5-7 kali, dengan mobil tanki berisi 4000 L air bersih, menyesuaikan kebutuhan warga. "Untuk dusun sini kita akan drop 20 ribu liter," katanya.

Hampir 90 persen diakui Windoko, sumur warga mengering meski hujan sempat turun beberapa kali di desa tersebut. "Hujan baru 2 atau 3 kali, belum mampu, meski sumur warga sudah didalamkan," imbuhnya.

Sementara itu menurut warga, sebelumnya mereka hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah. Atau terpaksa mengambil air di sawah milik desa tetangga yang cukup jauh. tak jarang mereka harus di usir oleh pemilik sawah saat banyak warga lain turut mengantre secara bersamaan.

"Kadang dimarahin kalau pas ambilnya bareng-bareng gt, kan banyak," kata Puji Rahayu warga sekitar. Alternatif lain mereka harus meminta air ke saurara atau kerabat di kota, dengan menggunakan galon.

Meski sempat berhenti atas permintaan desa, dropping air akan terus kembali dilakukan oleh Bpbd secara bertahap dan bergantian antar dusun sesuai kebutuhan warga dilapangan, hingga kondisi sumur mereka kembali mengeluarkan air. Can