Dilecehkan di Medsos, Perempuan Asal Ngawi Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban saat melapor ke Polres Ngawi.
Korban saat melapor ke Polres Ngawi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi – Merasa dilecehkan di media social Facebook, Lutfi Dyah Setyorini (28), warga Desa Munggut, Kec. Padas Ngawi melaporkan perkara tersebut ke Polres Ngawi.

Ia melaporkan perkara tersebut lantaran tidak tahan dengan  banyaknya komentar kejam netizen yang berkomentar dalam tautan, "Ada yang kenal mbak ini tidak, ada permasalahan tentang setoran bank." dengan menunjukkan foto korban di sebuah akun FB.

Sebelum melaporkan perkara tersebut kepada pihak kepolisian, korban melalui akun FB milik suaminya berusaha menghubungi akun yang mengunggah tautan tersebut. Namun, upaya tersebut tidak mendapat respon dari pengunggah tautan, bahkan akun milik suami korban kemudian diblokir.

"Sebenarnya saya melalui akun suami sudah berusaha bertanya apa maksud dan tujuannya melalui Inbox tetapi malah diblokir dan foto saya diunggah kembali memakai akun lain," jelas Lutfi Dyah Setyorini usai melapor di Polres Ngawi.

Dengan tidak adanya itikad baik dan merasa nama baiknya dicemarkan, selanjutnya korban mendatangi kantor Polres Ngawi dan melaporkan perihal kejadian yang telah menimpa dirinya. Setelah korban melaporkan kejadian di ruang penjagaan selanjutnya korban dimintai keterangan di bagian unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA) Satreskrim Polres Ngawi.

"Memang ada korban yang merasa dicemarkan nama baiknya dan melapor ke Polres dan saat ini ditangani Satreskrim," terang Iptu Sapto Margono, Paur Humas Polres Ngawi, Rabu (10/6).

Korban tidak percaya ia menjadi korban pelecehan di media sosial. Apalagi, ia tidak memiliki akun Facebook dan jarang membuka jejaring sosial itu. 

 

 

 

 

Berita Terbaru

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 musim 2025–2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu (17/5/2026). Tur…

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antusiasme masyarakat Surabaya dalam melihat acara Surabaya Extravagansa yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan sabtu…

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota Mojokerto (POPKOT) Perdana Tahun 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora A. Yani, Minggu (…

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…