SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Siapa kira, bila seorang artis di Indonesia hidup bergelimang harta setiap harinya. Namun di masa pandemi Covid-19 ini, virus kecil itu membuat semua hidup orang berantakan. Tak terkecuali artis atau orang terkenal.
Bila sebelumnya, Luna Maya kesusahan harus membayar cicilan pinjamannya. Apa yang dialami Vanessa Angel baru-baru ini, membuat orang mengeluskan dada.
Wanita yang sempat tersangkut kasus prostitusi di Surabaya, awal Januari 2019 lalu mengungkap pengalaman getir yang ia rasakan terkait kondisi ekonomi. Ia sempat tak bisa membeli token listrik karena tak memiliki uang di masa pandemi Covid-19.
Hal ini diceritakan Vanessa Angel lewat Instagram Stories-nya. Gara-gara tak punya uang, listrik di rumahnya akhirnya padam hampir seharian.
"Jadi inget kemarin Mei listri rumah pernah mati 20 jam, enggak ada duit buat isi token. Alhasil diisiin tokennya sama @yasiraditya wkakak lop u beb," tulis Vanessa Angel seperti dikutip Surabaya Pagi, Kamis (27/8/2020).
Vanessa Angel menulis hal ini sebagai keterangan dari video yang ia unggah ulang dari pemilik akun @jakarta.keras. Video itu berisi potongan vlog Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat berkeliling dunia. Dalam tayangan itu, Raffi mengungkap bahwa ia dan keluarga makan di negara berbeda dalam satu hari.
Ketimpangan Sosial
Adegan selanjutnya memperlihatkan lelaki dan perempuan dari keluarga sederhana yang menyaksikan vlog tersebut sambil makan. Saat adegan Raffi menyebut berbagai negara yang disinggahi untuk makan, tiba-tiba listrik di rumah keluarga sederhana itu berbunyi.
Video ini seakan menunjukkan ketimpangan sosial yang cukup jelas. Warganet pun turut mengomentari hal ini. Mereka bersimpati kepada Vanessa Angel.
"Gw jd suka sm ni org loh, apa adanya bgt after keluar dr pnjara dn punya baby, apalagi pasangannya sm2 kocak. tp ya terlepas itu, kita jg g tau y..isi hati dia.heheh luph u mom gala," kata salah satu warganet.
"Dy diberkati Tuhan dengan teman2 yg baik untuknya, yg ada saat dy susah maupun senang," tambah yang lainnya. erk/dsy
Editor : Moch Ilham