Kemenkumham Jatim Gali Potensi Kekayaan Intelektual Komunal di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara talkshow yang digelar di Ballroom C Hotel JW Marriott. Kamis (26/11/2020).. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   
Acara talkshow yang digelar di Ballroom C Hotel JW Marriott. Kamis (26/11/2020).. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kanwil Kemenkumham Jatim berupaya menggali potensi kekayaan intelektual komunal (KIK) di wilayahnya. Salah satunya melalui talkshow yang digelar di Ballroom C Hotel JW Marriott. Kamis (26/11/2020).

Talkshow tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di bidang perindustrian, perdagangan dan pariwisata se-Jatim. Narasumber yang dihadirkan berasal dari tiga bidang, yaitu Kasubdit Pemberdayaan Kekayaan Intelektual DJKI Erni Purnamasari, Kadiv Yankumham Subianta Mandala dan Kabid Kebudayaan Disbudpar Jatim Suwondo.

Erni Purnamasari menjelaskan, salah satu peran DJKI yaitu menginventarisasi KIK. Dirinya menjelaskan pengetahuan dasar, tata cara inventarisasi hingga persyaratan dan cara pendaftaran KIK. Erni juga mengajak seluruh stakeholder khususnya OPD di bidang pariwisata dan kebudayaan untuk aktif mendaftarkan KIK di daerahnya. "Seluruh proses pendaftaran gratis," ujarnya.

Sementara itu, Suwondo menerangkan potensi KIK di Jatim. Kabid Kebudayaan Disbudpar Jatim itu menunjukkan potensi kebudayaan Jatim yang ada di seluruh daerah. Mulai dari tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan tradisional, seni hingga olahraga tradisional.

"Forum ini sangat baik, karena sesuai dengan apa yang kami maksudkan selama ini," tuturnya.

Sedangkan Subianta berharap Jawa Timur bisa semakin banyak mencatatkan KIK-nya. Karena sampai saat ini masih sangat minim. Sampai tahun ini baru 82 KIK yang didaftarkan di DJKI. Padahal, Jatim punya banyak sekali potensi KIK. "Jangan sampai KIK kita diklaim oleh negara lain, sehingga kita dirugikan," ujarnya. mbi

 

 

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…