Model Cantik Nikah Siri, Dituntut Tes DNA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Era Setyowati, Miss Landscape Indonesia tahun 2019.
Era Setyowati, Miss Landscape Indonesia tahun 2019.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Era Setyowati , perwakilan Indonesia di Miss Landscape International di Kota Guangzhou, China, pada 2019, sekarang jadi buah bibir setelah punya anak hasil kawin siri dengan seorang profesor kelahiran Kediri.

Era Setyowati alias Era Sierra, model cantik ini tak diakui oleh suami sirinya yang juga seorang komisaris independen sebuah BUMN. Sierra sanggup mengikuti tes DNA yang diminta Profesor Muradi, komisaris salah satu BUMN.

"Kalau dia merasa fitnah, merasa difitnah, ya sudah nanti kita buat tes DNA. Silakan lapor polisi, tes DNA. Kan kita siap tes DNA," ujar kuasa hukum Era Setyowati, Razman Arif Nasution lewat sambungan telepon, Selasa (6/4/2021).

Melalui advokat Razman, Era Setyowati juga menjawab tudingan pihak Profesor Muradi soal fitnah yang mencemarkan nama baiknya.

"Apa yang mau difitnah? Dia sudah datang ke kantor saya, ada saksinya," kata dia.

Sebelumnya kesiapan untuk tes DNA, Profesor Muradi melalui kuasa hukumnya, Patrice Rio Capella menjawab pengakuan Era Setyowati soal anak hasil hubungan dengan kliennya. Patrice menilai, keterangan Era mengada-ada dan sudah menjurus ke arah fitnah.

Oleh pihak Profesor Muradi, Era Setyowati diminta melakukan tes DNA guna membuktikan ucapannya.

 

Praktisi Kehumasan
Melalui bio pada akun Instagram pribadinya, @itssierra, Era Setyowati menulis pernah menempuh pendidikan di London School of Public Relations (LSPR). Dia juga menyatakan bekerja sebagai praktisi kehumasan.

Profesor Muradi, menyambut baik tes DNA dari model Era Setyowati alias Sierra. Muradi juga tak gentar untuk kebenaran terungkap.

"Iya dong (siap) agar peristiwa ini menjadi terang dan jelas" kata kuasa hukum Muradi, Patrice Rio Capella ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Patrice justru merasa bingung dengan kedatangan Sierra ke KPAI sebelumnya. Seharusnya kata dia, Miss Lanscape 2019 itu melakukan tes DNA lebih dulu sebelum mengadu.

"Kenapa nggak di DNA dulu baru kemudian ke KPAI. Jadi bukan ke KPAI kemudian menantang tes DNA. Menurut saya itu terbalik. Harusnya DNA aja dulu lalu bicarakan dengan klien kami. Kalau klien kami tidak mau maka baru kemudian dibawa ke KPAI," ujar dia.

Dan yang mengejutkannya lagi, profesor Muradi mengklaim sudah mengajak Sierra melakukan tes DNA sejak hamil empat bulan tapi ditolak. Ini berbeda dengan pengakuan Sierra.

"Ketika usia kandungan 4 bulan justru ketika klien kami meminta tes DNA saudara ES malah menolak," ujar Donny Tri menimpali.

"Tapi kalau sekarang mereka mau ya kita sungguh bersyukur," katanya lagi.

Sebelumnya, Razman Arif Nasution, pengacara Era Setyowati menantang bos BUMN itu untuk melakukan tes DNA jika meragukan bayi delapan bulan sebagai anaknya.

Pihaknya berani bertanggung jawab apabila hasil tes DNA menunjukkan bos BUMN bukan ayah biologis anak Sierra.

"Jadi kalau Prof M merasa ragu dengan G, tes DNA saja. Kalau memang terbukti bukan anaknya kita bertanggung jawab kan ada risikonya," kata Razman usai mengadu di KPAI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).

Era Setyowati didampingi Razman Arif Nasution mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), guna mengadukan dugaan penelantaran anak dari Profesor Muradi. Dia adalah Guru Besar Perguruan Negeri di Bandung dan Komisaris salah satu BUMN di Tanah Air.

Dalam pengaduannya, Sierra menuntut nafkah si buah hati. Dia ingin Prof Muradi membiayai bayi mungilnya hingga selesai pendidikan di bangku kuliah.

Dalam pengakuannya, Sierra menikah siri dengan Muradi sejak 2018. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai anak yang masih berusia delapan bulan. (erc/rmc)

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…

Eks Menag Yaqut, Seperti Mencela Diri Sendiri

Eks Menag Yaqut, Seperti Mencela Diri Sendiri

Senin, 12 Jan 2026 19:24 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berita harian kita edisi Senin (12/1) ada yang berjudul "Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos". Berita itu…

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Melonjak, Nilai Tertinggi dalam Lima Tahun

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Melonjak, Nilai Tertinggi dalam Lima Tahun

Senin, 12 Jan 2026 16:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto- Kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota…