Operasi Pekat, Polres Lamongan Ungkap 266 Kasus Pidana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres bersama Kasatreskrim, Kasatnarkoba dan jajarannya saat menunjukan tersangka dan barang bukti hasil penangkapan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Kapolres bersama Kasatreskrim, Kasatnarkoba dan jajarannya saat menunjukan tersangka dan barang bukti hasil penangkapan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Operasi Pekat Polres Lamongan yang digelar sejak 22 Maret hingga 2 April, berhasil ungkap 266 kasus penyakit masyarakat dengan jumlah tersangka 280 orang.

Tangkapan terbesar dalam sejarah operasi pekat ini, menempatkan Polres Lamongan di urutan ke 10 Polres jajaran Polda Jawa Timur. Bahkan over target, karena operasi pekat sebelumnya hanya 7 target.

Dalam operasi ini, seperti disampaikan oleh Kapolres AKBP Miko Indrayana, dalam Pers Rilisnya Rabu (7/4/2021), pihaknya berhasil mengamankan tersangka pelaku judi, narkoba, minuman keras, narkoba, pencabulan, penjualan miras dan aksi premanisme.

Operasi dalam rangka Harkamtibmas menjelang bulan Ramadhan itu dilakukan Polres dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat. "Kegiatan operasi penyakit masyarakat ini dilakukan dalam upaya menjaga kondusifitas, keamanan di wilayah hukum Polres Lamongan, khususnya menjelang Ramadhan, " kata Miko.

Miko menambahkan, dalam hasil ungkap kasus tersebut, merupakan sebuah prestasi yang dilakukan anggota dalam memberantas kasus tindak pidana yang dapat meresahkan masyarakat. Ia berharap kepedulian masyarakat untuk peduli dan mau melaporkan, jika mengetahui ada tindak pidana atau sesuatu yang meresahkan masyarakat, utamanya ini menjelang bulan suci Ramadhan.

Dalam operasi pekat kali ini lanjut Miko, kasus yang paling menonjol adalah ada tindak pidana peredaran miras di Lamongan. "Terhadap para pelaku aku di hukum sesuai dengan UU yang berlaku," terangnya.

Meski operasi pekat usai, pihaknya tetap akan menjalankan operasi serupa. Miko berharap dengan keberhasilan ini, masyarakat merasa aman dalam menjalankan ibadah suci Ramadhan.

Sementara itu, saat ditanya apakah di Lamongan ada praktek prostitusi online, Miko menyebutkan tidak ada. Meski tidak ada prostitusi online, namun pihaknya dalam operasi pekat ini juga berhasil mengamankan 3 tersangka tindak pidana prostitusi."Sejauh ini belum ditemukan untuk prostitusi online, tapi kami mengamankan 3 pelaku prostitusi," ungkapnya.

Meski belum ditemukan kasus prostitusi online, Miko berharap semua pihak termasuk masyarakat untuk tetap waspada. Dan jangan sampai Lamongan dikotori dengan praktik-praktik serupa.

Dikatakan apa yang dilakukan anggota Polres ini semata ingin tetap menciptakan Lamongan dalam kondisi aman dan kondusif untuk memberikan kenyamanan masyarakat. "Saya mengapresiasi anggota yang berhasil mengungkap ratusan kasus penyakit masyarakat," jelasnya. jir

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…