Golkar dan PDIP Dukung Kenaikan Honor RT, RW dan LPMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arif Fathoni.
Arif Fathoni.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Golkar memastikan mendukung kebijakan Walikota dan Wakil  Walikota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji soal kenaikan honor operasional RT, RW dan LPMK.

“Yang pasti kami (Fraksi Golkar) sangat mendukung kebijakan itu,” ujar Arif Fathoni, Ketua Fraksi Golkar, Kamis (9/4).

Menurut dia, karena bagaimanapun juga pemerintah kota dinilai berhutang budi kepada RT.  RW dan LPMK se kota surabaya.apalagi perjuangan melawan covid-19 dengan membentuk kampung tangguh.

“Karena ujung tombak keberhasilan penanganannya (Covid-19) itu terletak kepada RT dan  RW,” kata Arif Fathoni sapaan akrab Thoni ini.

Untuk itu, pihaknya menyatakan sangat mendukung, namun yang menjadi pertanyaan kapan akan direalisasikan karena mengingat pembahasan APBD Perubahan belum dilakukan.

“Saya berharap Pemerintah Kota mempercepat segera mengajukan KUA PPAS sehingga kita  bisa segera membahas itu secara bersama sama,” terangnya.

Secara prinsip, Thoni yang juga anggota Komisi A ini, kembali mendukung penuh bahkan bila perlu kemudian keuangan pemerintah kota sudah stabil setelah pandemi covid-19 segara berlalu pendapatan daerah melebih target.

“Kami mendukung honorarium RT, RW dan LPMK Se-Kota Surabaya itu dinaikan,”ungkapnya.

Ditanya ideal kenaikan nomimal honor operasional RT, RW dan LPMK ini, Thoni menilai masih kurang, seharusnya menurut dia seharusnya sekitar 3 juta per bulan,“Bayangan saya itu minimal sekitar 3 juta / bulan,” katanya.

Meskipun semua mengetahui, lanjut Thoni juga Ketua Golkar Surabaya ini, bahwa menjadi ketua RT maupun RW adalah medan pengabdian di masyarakat, namun yang lebih penting, menurut dia, adalah bagaimana pemerintah kota mengapreasiasi pengabdian masyarakat.

“Kami berharap pandemi covid-19 segera berlalu sehingga pendapatan asli daerah bisa terealisasi sesuai target dan kami berharap pula Pemerintah Kota justru malah menaikan lebih dari itu,” pungkas Thoni.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Budi Laksono menyebut bahwa kenaikan biaya operasional itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Karena RT, RW, dan LPMK adalah ujung tombak pelayanan warga.“Kenaikan honor itu persis seperti  dikampanyekan Mas Eri dan Cak Ji dalam Pilwali lalu. Satu demi satu janji kampanye itu mulai terealisasi,” kata Budi.

Pria yang juga menjabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Surabaya ini melanjutkan PDIP sendiri bertekad mengawal pemerintahan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji.

Kader-kader PDIP seluruh Surabaya dengan cepat mengabarkan kebijakan dan terobosan Wali Kota dan Wawali ke masyarakat.

Kebijakan terbaru itu menambah daftar inovasi Eri-Cak Ji. Sebelumnya, ada Jaminan Kesehatan Semesta (JKS), di mana warga cukup memakai KTP untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Pemkot Surabaya memberikan perhatian kepada RT, RW, dan LPMK.Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji telah sepakat menaikkan honor mereka dua kali lipat.  

Pemkot resmi menaikkan biaya operasional atau honor mereka. Ketua RT dari semula Rp 550.000 per bulan, naik menjadi Rp 1 juta. Untuk Ketua RW dari Rp 600.000 jadi Rp 1,25 juta. Sedang LPMK, dari Rp 700.00 menjadi Rp 1,5 juta.

Kenaikan honor tersebut sebagai jawaban atas janji Eri-Cak Ji saat kampanye. Alq

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki musim giling tahun ini, sejumlah petani tebu di wilayah kerja Pabrik Gula (PG) Poerwodadie, Kabupaten Magetan mengeluhkan…

Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Masyarakat Konsumsi Udang Jadi Makanan Harian

Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Masyarakat Konsumsi Udang Jadi Makanan Harian

Rabu, 05 Agu 2026 13:46 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Perikanan mulai menyusun strategi besar untuk mengubah persepsi…