Cak Imin Pede Posisi PKB Strategis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhamimin Iskandar atau Cak Imin saat berada di Surabaya, Minggu (22/5) lalu.
Muhamimin Iskandar atau Cak Imin saat berada di Surabaya, Minggu (22/5) lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya-  Sikap percaya diri Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk  jadi calon presiden (capres) 2024, terus menuai sorotan. Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Cak Imin pede jadi capres karena dia merasa posisi PKB sangat strategis. Muhaimin pun menegaskan PKB mau gabung koalisi Indonesia bersatu (KIB) yakni PAN-Golkar-PPP asalkan dirinya diusung menjadi capres 2024.

Hendri Satrio merespons sikap percaya diri Cak Imin. "Kalau sampai hari ini dia (Cak Imin) katakan capresnya harus saya, itu bukan hanya sekadar call tinggi. Akan tetapi, Cak Imin memahami bahwa posisi PKB sangat strategis hari ini karena mulai dilirik-lirik oleh berbagai partai politik," ujar Hendri, Kamis (26/5).

Menurut pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini, keinginan Cak Imin menjadi capres ketika bergabung dengan koalisi PAN-Golkar-PPP merupakan sesuatu yang wajar. Hal itu mengingat elektabilitas yang bersangkutan tidak jauh berbeda dengan tiga ketua umum yang membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tersebut.

"Posisinya sama lah dengan beliau, elektabilitas masih dalam level usaha. Dia [Cak Imin] merasa pantas juga," imbuh pria yang akrab dipanggil Hensat  ini.

Hendri mengatakan Cak Imin mempunyai manuver politik yang baik dalam rangka membesarkan partainya. Ia pun memandang bukan persoalan berarti jika Cak Imin tidak terpilih menjadi capres atau cawapres di tahun ketiganya menjabat Ketum PKB.

"Kalau enggak lagi pun enggak apa-apa. Cak Imin punya satu cara untuk bisa membesarkan partainya termasuk dengan kursi-kursi menteri yang didapat PKB," ucap Hendri.

Selain kepercayaan diri, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda menuturkan alasan lain yang menjadi dasar Cak Imin bergairah mencalonkan diri sebagai presiden. Menurut dia, peran PKB yang selalu menjadi penentu dalam pemilu sebelumnya menjadi pertimbangan utama.

Ia pun mengungkit kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode berturut-turut dan kemenangan Joko Widodo (Jokowi) atas Prabowo Subianto sedikit-banyak karena peran PKB.

"Ketika kita waktu itu bergabung dengan pak SBY, PKB menjadi penentu dan pak SBY terpilih dua kali. Pak Jokowi berival dengan pak Prabowo, PKB bergabung dan penentu di basis-basis Jawa Timur dan Jawa Tengah," ucap Syaiful.

Lebih lanjut, ia turut menyinggung peran PKB dalam menentukan Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden pendamping Jokowi.

"Artinya kalau Cak Imin ingin maju sebagai Capres, ya, saya kira wajar karena dalam sejarahnya PKB cukup menentukan dari pasangan mana pun yang akan menjadi bagian dari koalisi PKB," pungkas Syaiful.

Sementara Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek menilai Cak Imin terlalu neko-neko, padahal partainya saja belum resmi bergabung.

"Belum bergabung saja sudah minta syarat macam-macam. Ya memang susah karena kita koalisi ini tanpa syarat belum membicarakan capres-cawapres," ujarnya.

Menurutnya, PPP terbuka dengan siapa pun menjadi capres-cawapres, baik dari kalangan partai politik maupun nonparpol.

Cak Imin sebelumnya menyambut baik gagasan KIB yang dibentuk oleh PAN, Golkar, dan PPP. Ia pun menyatakan partainya berkenan bergabung ke dalam koalisi tersebut dengan syarat capres yang diusung nanti adalah dirinya. PAN dan PPP menolak.

"Saya siap bergabung asal capresnya saya," kata dia kepada wartawan usai silaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/5) lalu. rko,ana

Berita Terbaru

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aktris Indonesia bernama Sali Irsalina (36) melapor ke kepolisian soal dugaan penganiayaan pacar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta…

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di …

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ternyata, kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, berbuah. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat k…

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

SURABAYAPAGI.com,Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa sektor usaha pertambangan dan penggalian pada kuartal kedua 2026 mengalami kontraksi …

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik empat pejabat pimpinan tinggi baru di lingkungan K…

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kini, dokter Beni Christian Sihombing, tranding topik. Melalui akun Threads @bennychrstn, dokter yang ertugas di Rumah Sakit Umum Daerah…