Bahaya Self Diagnosis Kesehatan Mental

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, dr Larasayu Citra mengimbau pasien tak mendiagnosa sendiri gangguan kecemasan tanpa berkonsultasi dengan petugas kesehatan. "Ya itu kita harus ke psikolog. Kalau kita mendiagnosa memang sudah punya patokan kedokteran. Gejala kecemasan jadi memang gak bisa 'self diagnose'," kata Penanggung Jawab Poli Konseling Puskesmas Cilandak.

Menurut Laras, saat ini tingkat kesadaran masyarakat mengenai kesehatan jiwa meningkat usai pandemi COVID-19. Jika dulunya banyak yang malu dan takut mengunjungi psikolog, saat ini sudah banyak yang menyadari pentingnya mencintai diri sendiri.

Laras menambahkan, sebenarnya pasien yang mendatangi psikolog hanya butuh bercerita dan didengarkan."Kalau di sini untungnya cuma sampe konsuling nggak sampai obat. Mereka butuh ngobrol," tuturnya.

Senada dengan Laras, psikolog Puskesmas Cilandak Ratu Rantilia juga menuturkan pasien yang mendatanginya kebanyakan di usia remaja dan dewasa. "Konsultasi rumah tangga, ada yang sudah menikah, remaja lebih ke depresi sedang tekanan keluarga yang tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga," ujar Ratu.

Menurut Ratu, untuk mengatasi gangguan kecemasan bisa mengalihkannya dengan mengatur napas ataupun mengubah pola pikir. "Kami mengidentifikasi dulu, semisal, mereka merasa tidak berguna atau tidak disayang, maka kami meyakinkan kalau mereka masih berguna dan disayangi," ungkapnya.

Selain itu, menurut Ratu, perasaan cemas juga bisa dialihkan dengan menyalurkannya secara sehat. Misalnya, menulis hingga menggambar. Ratu merekomendasikan para pasien menggunakan Sahabat Jiwa (Saluran Hatiku Berbasis Aplikasi Tentang Jiwa) yang merupakan sarana layanan konsultasi daring yang dibuka oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Layanan ini memudahkan pasien untuk berkonsultasi secara daring. Nantinya mereka akan diarahkan ke psikolog puskesmas terdekat untuk menjelaskan permasalahannya lebih dalam," katanya.hlt/mtl

Berita Terbaru

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…