Peringatan UV Sinar Matahari Melonjak, Wilayah Indonesia Makin Panas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Indeks ultraviolet (UV) sinar matahari sedang melonjak. SP/ SBY
Indeks ultraviolet (UV) sinar matahari sedang melonjak. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indeks ultraviolet (UV) sinar matahari sedang melonjak yang menyebabkan wilayah Indonesia menjadi gerah dan panas akhir-akhir ini. Jika indeks tersebut naik maka bisa mencapai kategori risiko bahaya sangat tinggi hingga ekstrem.

Menanggapi fenomena tersebut, Koordinator Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary T Djatmiko mengatakan, pada siang hari indeks ultraviolet bisa mencapai kategori high dan ekstrem. Tepatnya pada pukul 12.00 hingga 15.00.

"Secara umum, pola harian indeks ultraviolet berada pada kategori Low di pagi hari, mencapai puncaknya di kategori High, Very high, sampai dengan Extreme ketika intensitas radiasi Matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12.00 s.d. 15.00 waktu setempat, dan bergerak turun kembali ke kategori Low di sore hari," kata Hary lewat keterangannya, Jumat (14/04/2023).

Kategori ini mengindikasikan besarnya intensitas radiasi ultraviolet dari sinar Matahari yang dirasakan di permukaan.

Kondisi indeks UV di beberapa kategori menurut BMKG:

  • Skala Hijau

Di skala ini, UV indeks berapa di angka 0-2 dengan kategori risiko bahaya rendah. Adapun BMKG menyarankan masyarakat menggunakan kacamata hitam pada hari yang cerah, juga tetap menggunakan sunscreen dengan SPF 30+ bagi kulit sensitif.

  • Skala Kuning

Skala dengan UV indeks 3-5 memiliki kategori risiko bahaya sedang. BMKG mengingatkan tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung sunscreen. Tidak hanya itu, disarankan juga untuk menggunakan pelindung lain seperti, topi lebar dan kacamata hitam, serta tetap berada di tempat teduh ketika matahari terik siang hari.

  • Skala Oranye

UV indeks pada skala ini mencapai angka 7, dengan risiko bahaya tinggi bagi orang yang terpapar sinar matahari tanpa pelindung seperti sunscreen. Di skala ini bahkan mengancam kerusakan mata dan juga kulit. BMKG juga mengingatkan untuk mengoleskan sunscreen setiap 2 jam sekali.

  • Skala Merah

Memiliki UV indeks 8-10 dengan kategori risiko bahaya sangat tinggi. Pada skala ini, BMKG mengingatkan pada masyarakat untuk melakukan pencegahan ekstra, karena kulit dan mata dapat rusak dan terbakar dengan cepat.

  • Skala Ungu

Skala yang paling bahaya ini, memiliki UV indeks lebih dari 11, dengan risiko bahaya sangat ekstrim. Di skala ini BMKG mengingatkan masyarakat tidka hanya menggunakan suncereen tetapi juga untuk menghindari paparan sinar matahari pada pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Secara umum banyaknya sinar Ultraviolet (UV) yang mencapai bumi akan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:

  • Sudut datang sinar matahari, semakin tegak akan semakin banyak mengandung sinar ultraviolet
  • Posisi lintang tempat, semakin ke kutub sinar ultraviolet akan semakin kecil
  • Tutupan awan, semakin banyak awan sinar ultraviolet yang sampai akan semakin kecil
  • Ketinggian, semakin tinggi suatu tempat maka sinar ultraviolet yang diterima akan semakin besar
  • Lapisan ozon, semakin banyak ozon di lapisan atas maka semakin baik menyaring sinar ultraviolet
  • Pemantulan pada permukaan bumi. Semakin dapat memantulkan cahaya, maka semakin sedikit sinar ultraviolet yang ada di permukaan bumi

Imbauan BMKG:

  • Tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung. Perlu tindakan pencegahan ekstra karena kulit dan mata dapat rusak, terbakar dengan cepat.
  • Meminimalisir waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
  • Tetap di tempat teduh pada saat terik matahari di siang hari.
  • kenakan pakaian untuk melindungi paparan, pakai topi lebar, kacamata hitam saat berada di luar ruangan
  • Pakai cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
  • Permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV. dsy/dc/kmp/radu

 

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…