Angka Kemiskinan di Kabupaten Pacitan Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendopo Pemkab Pacitan. Foto: Pemkab Pacitan.
Pendopo Pemkab Pacitan. Foto: Pemkab Pacitan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pacitan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan mengungkapkan bahwa jumlah dan persentase penduduk miskin di Kabupaten Pacitan selama periode tahun 2007-2021 secara umum menunjukkan tren ke arah penurunan.

Kendati demikian, pada tahun 2021, jumlah penduduk miskin di kabupaten yang berjuluk 'Kota 1001 Goa' ini sempat mengalami peningkatan sebanyak 3,36 ribu jiwa.

"Pada tahun 2020 penduduk miskin berjumlah 80,82 ribu jiwa dan naik menjadi 84,19 ribu jiwa pada tahun 2021 atau mengalami kenaikan sebesar 4,16 persen poin," kata Kepala BPS Pacitan, Wisma Eka Nurcahyanti, Senin (5/6/2023).

Selain dari segi jumlah, Eka menyampaikan, persentase penduduk miskin juga mengalami peningkatan sebesar 0,57 persen. Pada tahun 2020, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 14,54 persen dan kemudian meningkat menjadi 15.11 persen pada tahun 2021.

Eka menjelaskan bahwa salah satu faktor yang diduga mempengaruhi peningkatan jumlah dan persentase selama periode tersebut yakni adanya pandemi Covid-19.

"Faktor lain, kenaikan harga kebutuhan bahan pokok yang tidak stabil atau fluktuatif," ungkapnya.

Menurutnya, sebagian rumah tangga miskin di Kabupaten Pacitan perlu waktu setidaknya satu tahun untuk keluar dari bawah garis kemiskinan. Di samping itu, kondisi ini juga diperparah dengan menyempitnya lapangan pekerjaan.

"Gejolak situasi ekonomi global juga berpengaruh, seperti tahun 2015 silam. Nilai kurs dollar terhadap rupiah terkoreksi signifikan sehingga penduduk miskin semakin terpuruk," terangnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya meminta Pemkab Pacitan melaksanakan visinya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan Bahagia. Seperti melalui berbagai upaya dan langkah untuk menurunkan tingkat kemiskinan. Selain itu, juga penyempurnaan berbagai program penanggulangan kemiskinan terus dilakukan.

"Kemiskinan memang menjadi target utama yang harus dituntaskan melalui berbagai program. Salah satu cara mengentaskan kemiskinan yakni dengan meningkatkan pendapatan," ujarnya.

Ia menyampaikan, garis kemiskinan merupakan nilai minimum rupiah yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non makanannya.

"BPS terlebih dahulu menentukan garis kemiskinan. Kami bertugas melakukan perekaman dan pemotretan, eksekusinya pihak terkait," ucapnya.

Sebagai informasi, tingkat kemiskinan di Kabupaten Pacitan dalam periode 2007-2021 secara umum mengalami penurunan, kecuali pada tahun 2010 dan 2015 dan juga tahun 2021 lalu. Untuk tahun 2010, baik jumlah maupun persentase penduduk miskin mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2009. pct

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…