Gubernur Khofifah Dorong Kepala Desa Bangun Destinasi Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah bersama Pj Wali Kota Batu Aries dalam acara Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa Angkatan I dan II Provinsi Jawa Timur, di Kota Batu, Rabu (5/7/2023). Foto: Prokopim Setda Kota Batu.
Gubernur Khofifah bersama Pj Wali Kota Batu Aries dalam acara Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa Angkatan I dan II Provinsi Jawa Timur, di Kota Batu, Rabu (5/7/2023). Foto: Prokopim Setda Kota Batu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kota Batu - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong para kepala desa yang ada di Jatim untuk membangun destinasi wisata yang menarik minat kunjungan wisatawan sesuai dengan potensi yang ada pada masing-masing wilayah.

Menurutnya, pembangunan desa wisata tersebut perlu dilakukan. Pasalnya, memiliki dampak cukup besar yang bisa dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Sektor wisata penting, karena multiplayer effect yang luar biasa dan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Khofifah dalam acara Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa Angkatan I dan II Provinsi Jawa Timur di Kota Batu, Rabu (5/7/2023).

Khofifah mengatakan, dengan adanya pembangunan destinasi wisata di wilayah perdesaan tersebut, sejumlah sektor yang bisa langsung bergerak adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk kuliner.

“Sektor wisata juga bisa mendorong pergerakan UMKM, kuliner, dan sebagainya," ucapnya.

Mantan Menteri Sosial RI ini menyampaikan, dari 7.721 desa di Jatim, per 11 Juli 2022 ada 1.490 desa berstatus desa mandiri. Jumlah desa mandiri itu tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia.

Ia mengaku bangga karena kepala desa di Jatim yang hebat. Namun, ia masih ingin meningkatkan kapasitasnya dengan mengikuti diklat.

“Karena dengan diklat, selain meningkatkan kapasitas dirinya, juga meningkatkan kinerja inovasi dan produktivitas,” ujarnya.

Selanjutnya, Khofifah juga mendorong agar desa-desa bisa menjadi desa devisa. Dengan menjadi desa devisa, hal itu akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan wilayah sekitarnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini cukup optimistis. Pasalnya, desa-desa di Jatim memiliki potensi yang cukup menjanjikan dan bisa dikembangkan. Ia mengungkapkan bahwa ada 138 desa di Jatim sebagai desa devisa.

"Jatim adalah provinsi terbanyak yang memiliki desa devisa, total ada 138 desa. Untuk memaksimalkan pengembangan butuh peran semua pihak, peningkatan SDM juga harus dilakukan secara berkelanjutan," jelasnya.

Ia pun meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk memberikan aksesibilitas dan pendampingan sesuai kualifikasi agar desa devisa bisa tumbuh dan berkembang.

"Kualifikasi yang dimaksud yaitu produk original yang memiliki kualitas sehingga bisa dipasarkan ke luar negeri serta ada asosiasi berbentuk koperasi maupun kelompok-kelompok," tuturnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengajak para kepala desa yang mengikuti pelatihan tersebut untuk bisa berkunjung ke desa-desa wisata yang ada di wilayah Kota Batu, untuk dijadikan referensi pengembangan desa wisata di masing-masing daerah.

"Silahkan datang ke 19 desa wisata Kota Batu, ada banyak sekali desa-desa yang memiliki potensi tematik. Saya harap bisa menjadi referensi dan inspirasi bagi para kepala desa untuk diterapkan di desanya masing-masing,” ujar Aries.

Selain itu, Aries berharap, diklat tersebut akan semakin meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepala desa, termasuk dalam pengelolaan keuangan desa yang harus dipertanggungjawabkan.

Sebagai informasi, Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa Angkatan I dan II Provinsi Jawa Timur dilaksanakan mulai tanggal 3-7 Juli 2023

Dalam pelatihan tersebut, diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari 60 peserta Angkatan I dan 60 peserta Angkatan II. Peserta Angkatan I antara lain berasal dari Kabupaten Ngawi, Magetan, Situbondo, Nganjuk, Pamekasan, Bojonegoro dan Kota Batu.

Sementara peserta Angkatan II antara lain berasal dari Kabupaten Madiun, Probolinggo, Blitar, Kediri, Malang, Banyuwangi, Lumajang dan Sampang. bt

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…