Gubernur Khofifah Beberkan Strategi Peningkatan Iklim Investasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah dalam acara pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XIV di Puslatbang KMP LAN, Makassar, Selasa (25/7/2023). Foto: Pemprov Jatim.
Gubernur Khofifah dalam acara pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XIV di Puslatbang KMP LAN, Makassar, Selasa (25/7/2023). Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Makassar - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa ekosistem investasi di Jatim menempati posisi tertinggi di Indonesia.

Hasil tersebut berdasarkan data Asia Competitiveness Institute, Lee Kuan Yew 2018. Dimana tingkat kemudahan berbisnis ditempati Jatim di urutan pertama. Dan tingkat daya saing provinsi, Jatim diurutan kedua setelah DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Khofifah di depan peserta pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XIV di Puslatbang KMP LAN, Makassar, Selasa (25/7/2023).

Data itu dipaparkan saat memberikan materi terkait dengan peningkatan iklim investasi guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah yang berkelanjutan.

Di hadapan 60 pejabat tinggi pratama dari berbagai instansi di wilayah Indonesia Timur, Khofifah menjelaskan bahwa investasi memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, penting untuk menjaga iklim investasi di daerah agar kondusif demi pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Dengan begitu investasi dari dalam maupun luar negeri dapat terealisasi dengan baik sehingga memberi nilai tambah pertumbuhan ekonomi inklusif yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," kata Khofifah.

Ia menilai, komitmen Kepala Daerah menjadi penting untuk meyakinkan para investor terutama dari luar negeri, sehingga ada kepercayaan pada calon investor bahwa investasinya aman dan akan memberikan multiplier effect bagi bisnis mereka.

"Ikhtiar dan doa juga menjadi penting. Saya seringkali bertemu dengan para investor terlebih dahulu untuk meyakinkan investasinya di Jatim. Saya, juga sering turun ke daerah untuk memonitor dan memastikan daerah tersebut memberikan support atas hadirnya investasi tersebut di wilayahnya,” ujarnya.

Mantan Menteri Sosial RI itu mencontohkan peningkatan investasi di Jatim dilakukan melalui sejumlah strategi dan dilakukan secara produktif, inklusif dan berkelanjutan.

Secara produktif yakni melalui integrasi perizinan berusaha secara elektronik seperti melalui Jatim Online Single Submission (JOSS), harmonisasi dan simplifikasi regulasi yang menghambat investasi dan perizinan berusaha, fasilitasi dan pendampingan investor, dan peningkatan iklim investasi berusaha.

Kemudian secara inklusif, yakni upaya memberikan kesempatan dan pemerataan kepada seluruh pemangku kepentingan investasi di antaranya melalui fasilitasi pendampingan investor dan penyelesaian masalah, peningkatan kemitraan antara UMKM dengan perusahaan besar, serta peningkatan promosi dan business matching.

"Selanjutnya secara berkelanjutan, yakni upaya mendorong investasi memperhatikan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Melalui peningkatan investasi skala besar dan menyerap tenaga kerja, serta peningkatan investasi berkelanjutan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, di era saat ini, investasi sudah mengarah pada Green Economy, dimana limbah industri harus bisa didaur ulang atau dikonversikan menjadi energi.

"Sekarang pun kita sudah bersiap untuk green economy ke blue economy, blue economy investasi yang masuk itu tidak akan berdampak pada limbah, jadi ada persyaratan-persyaratan yang lebih ketat karena kalau ada investasi maka produk yang diekspor negara itu biasanya memberikan dampak investasi," ungkapnya.

Khofifah menyampaikan telah meluncurkan Inisiasi Kolaborasi dan Inovasi (IKI) Investasi dan "Jatim Online Single Submission Goes Android Operating System" (Joss Gandos). Sistem tersebut untuk memberikan kemudahan akses dan koordinasi para investor dan pelaku usaha.

"Jadi dimana titik-titik investasi kemudian ini yang berinvestasi sektor apa saja lalu luasan lahan yang ada tinggal berapa. Kemudian kira-kira persyaratannya bagaimana itu ada titik-titik yang memang di DPM-PTSP Pemprov Jawa Timur sudah dipetakan sehingga orang bisa mengakses secara online," pungkasnya. mks

Berita Terbaru

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…