Wagub Emil Sebut Sektor Manufaktur Berpotensi Dikembangkan di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Foto: Pemprov Jatim.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai bahwa sektor manufaktur berpotensi besar untuk dikembangkan di wilayah Jawa Timur (Jatim). Menurutnya, dalam memilih lokasi pabrik orang mencari akses, mencari sumber daya manusia (SDM) serta mencari aglomerasi.

“Artinya, agomerasi harus dekat dengan industri-industri lain karena mereka saling berkaitan satu sama lain. Kenapa banyak yang berinvestasi di Jatim karena keterkaitan antar industrinya terbangun sangat baik sehingga berinvestasi di Jatim merasa tenang,” kata Emil, Minggu (13/8/2023).

Emil menyebutkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jatim saat ini ada dua, Gresik dan Malang. Ia menilai, KEK tersebut mampu menarik investor untuk berinvestasi dan mendorong hilirisasi dari berbagai macam komoditas unggulan nasional. Khusus untuk KEK Singhasari fokus mendorong ekonomi digital di bidang animasi dan cloud computing.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan KEK lain di Jatim. Bahkan sekarang sedang ada pembicaraan penting dengan salah satu universitas terbaik di dunia yang ada di Eropa untuk membuka program,” ujarnya.

Di samping itu, ia menyampaikan pekerjaan rumah selanjutnya di sektor infrastruktur di Jatim yakni pembangunan jalan tol Gresik – Lamongan – Tuban untuk memperlancar logistik.

“Jalan tol di Lamongan harus segera dibangun oleh PUPR karena sebagian besar tanahnya sudah dibebaskan dan kalau sudah dibangun akan sangat membantu untuk bisa melakukan by pass,” ungkapnya.

Selain itu, Emil juga mengungkapkan bahwa realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) semester I Tahun 2023 terus meningkat.

Ia menyebut, realisasi investasi PMA tahun 2022 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 25,42 persen menjadi 29,6 persen. Sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tahun 2021 sebesar 31,5, naik di tahun 2022 menjadi 31,5 persen.

“Mulai menunjukkan bahwa Jatim dilirik menjadi rujukan destinasi favorit untuk investor. Mudah-mudahan forum seperti ini semakin menambah gairah para pelaku usaha untuk terus berinvestasi di Jatim. Selain itu, realisasi investasi Jatim pada SM I – 2023 menduduki peringkat ketiga nasional dengan kontribusi 9,0 persen terhadap realisasi nasional,” terangnya.

Sementara serapan tenaga kerja selama 5 tahun terakhir atas realisasi investasi menunjukkan tren positif. Di tahun 2022, serapan tenaga kerja mencapai 147.149 orang sekaligus menjadi serapan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

“Serapan tenaga kerja tahun 2022 atas realisasi PMA meningkat sebesar 3,1 persen sedangkan PMDN terkontraksi 0,5 persen,” ucapnya.

Mantan Bupati Trenggalek itu menegaskan bahwa harus ada wasit yang baik dan adil antara para pekerja dengan dunia usaha untuk menjaga dan meningkatkan kondusivitas tersebut.

Artinya, harus menjaga kesejahteraan dari para pekerja, Namun di sisi lain juga harus memastikan bahwa pelaku usaha bisa menjalankan dunia usahanya dengan fair.

“Menjaga kondusivitas, termasuk ketersediaan infrastruktur, memastikan perizinan semua bisa diproses dengan baik dan efisien serta menjaga stabilitas makro menjadi langkah yang kemudian kita lakukan untuk menjaga momentum ekonomi sehingga ada kepercayaan dari dunia usaha untuk berinvestasi,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi di Jatim pada triwulan II tahun 2023 secara tahunan atau year on year (yoy) tumbuh positif 5,24 persen di atas nasional yang tercatat sebesar 5,17 persen.

Angka ini, lanjutnya, mengindikasikan bahwa Jatim menjadi penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 25,23 persen. Sedangkan inflasi secara bulanan atau month to month (mtm) di atas 0, 15 persen atau lebih rendah jika dibandingkan nasional

“Jadi, inflasi rendah sedangkan pertumbuhan ekonomi tinggi. Tentu ini momentum bagi perekonomian Jatim. Mari kita syukuri, sebagai suatu basis untuk kita optimis menumbuhkan perekonomian Jatim yang baik,” tandasnya. s-02/cha

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…