Kisah Kerajaan Tertua Pulau Jawa: Asal Usul Nama Tarumanegara Berasal Dari Sebuah 'Tanaman'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asal usul Kerajaan Tarumanegara, kerajaan tertua pulau Jawa. SP/ SBY
Asal usul Kerajaan Tarumanegara, kerajaan tertua pulau Jawa. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kerajaan Tarumanegara yang didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasinghawarman pada tahun 358 M merupakan kerajaan tertua di pulau Jawa, bahkan konon telah berdiri usai Kerajaan Kutai yang ada di Kalimantan Timur. 

Kerajaan Tarumanegara pernah menduduki wilayah Jawa Barat, tepatnya di dekat Sungai Citarum. Berbagai bukti sejarah menyebut keberadaan Kerajaan Tarumanegara dan perannya sebagai kerajaan Hindu tertua setelah Kutai.

Pada masa itu, Raja Jayadirajaguru Jayasinghawarman melarikan diri bersama masyarakat Sunda dari kejaran musuh. Kala itu, kerajaan mengalami serangan secara bertubi-tubi hingga pada akhirnya pergi ke tempat pengasingan.

Di tempat tersebut, Jayadirajaguru Jayasinghawarman mendirikan kerajaan baru yang bernama Tarumanegara. Nama Tarumanegara diambil dari nama tanaman yang tumbuh lebat di sekitar Sungai Citarum. Pada zaman dahulu, tanaman ini sering digunakan masyarakat setempat sebagai pewarna kain tenun dan pengawet pakaian.

Selain itu, di era Kerajaan Tarumanegara terkenal pengekspor terbesar tanaman Citarum sebagaimana dikutip dari "Hitam Putih Pajajaran : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran". Bahkan tanaman ini menjadi komoditas terbesar Kerajaan Tarumanegara, dikutip Minggu (20/08/2023).

Berdasarkan temuan yupa kerajaan ini mulai ada sekitar abad 4 Masehi hingga abad 7 Masehi. Total ada 12 raja yang bertahta di kerajaan di Pulau Jawa bagian barat ini. Jayasinghawarman adalah raja pertama Kerajaan Tarumanegara. Ia memerintah selama 24 tahun, yakni dari tahun 358 M-382 M.

Walaupun tergolong singkat, Raja Jayasinghawarman merupakan raja yang terkenal, sebab ia orang pertama kali yang mendirikan kerajaan dan seorang Maharesi (Pendeta yang mulia) yang berasal dari India. 

Di masa pemerintahannya pula, pusat Kerajaan Tarumanegara dipindahkan yang awalnya dari Rajapura ke Tarumanegara. Namun catatan sejarah justru banyak menyebut kepemimpinan raja ketiga yaitu Purnawarman sebagai raja yang berhasil membawa Kerajaan Tarumanegara mencapai kejayaan. 

Pada masa kepemimpinannya di tahun 397 masehi, Purnawarman membangun ibu kota kerajaan bernama Sundapura di kawasan pantai yang jadi asal-usul "Sunda" sekarang. 

Selain itu seperti yang disebut dalam Prasasti Tugu, raja juga memerintahkan penggalian Sungai Gomati sepanjang 12 km yang berfungsi sebagai jalur perdagangan, mengendalikan banjir, dan menghindari kekeringan yang pada musim kemarau. 

Di bawah kekuasaannya Kekuasaan Tarumanegara meliputi hampir seluruh wilayah Jawa Barat, mulai dari Banten, Jakarta, Bogor, dan Cirebon. Tak hanya di dalam negeri, Kerajaan Tarumanegara bahkan menjalin hubungan diplomatik dengan Cina. 

Salah satu bukti kejayaan Raja Purnawarman adalah dilakukannya persembahan 1.000 ekor sapi kepada para Brahmana yang juga tercantum pada Prasasti Tugu.

Purnawarman memerintah di Kerajaan Tarumanegara selama 39 tahun. Di masanya pula kerajaan mengalami kemajuan pesat dan menguasai 48 kerajaan kecil di beberapa wilayah Pulau Jawa.

Namun sayang, di masa Linggawarman memasuki abad ke-7 ini serangan dari Kerajaan Sriwijaya semakin gencar-gencarnya. Serangan bertubi-tubi membuat kerajaan runtuh. Ditambah sosok Linggawarman yang tidak memiliki anak laki-laki membuat penerus kerajaan terputus. Sedangkan syarat menjadi raja haruslah seorang laki-laki. Linggawarman sendiri hanya memiliki dua putri bernama Minasih Putri dan Sobakancana.

Sehingga seiring runtuhnya Tarumanegara oleh Kerajaan Sriwijaya membuat kerajaan - kerajaan kecil di bawahnya berkembang. Kerajaan Sunda Galuh di bawah pimpinan Tarusbawa, salah satunya yang berkembang karena memiliki sistem pemerintahan yang baik. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…