Marak Jukir Liar Minta Rp50 Ribu, Target Pengunjung di KBS Tak Capai Target

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana di Kebun Binatang SUrabaya (KBS) saat musim lburan akhir tahun. SP/ SBY
Suasana di Kebun Binatang SUrabaya (KBS) saat musim lburan akhir tahun. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kebun Binatang Surabaya (KBS) justru kehilangan banyak pengunjung dikarenakan adanya oknum juru parkir (Jukir) liar di sekitar area tersebut.

Padahal sebelumnya pihak KBS menargetkan ada 500.000 pengunjung selama libur Nataru selama sembilan hari mulai 24 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024.

Lintang Ratri Sunarwidhi Kepala Seksi Humas KBS menyebut, akumulasi seluruh pengunjung Nataru hanya 172.000 orang. Meski menurutnya capaian itu sudah melebihi periode yang sama tahun lalu.

“Tahun lalu, yang jelas kalau dari hariannya masih banyak tahun ini. (Selisihnya) mencapai 20.000-an,” kata Lintang, Rabu (03/01/2024).

Menurutnya, penargetan 500.000 itu untuk memotivasi karyawan lebih maju. Namun, beberapa faktor penyebab pengunjung tidak mencapai target, Lintang menduga salah satunya karena cuaca tak menentu.

“Salah satunya cuacanya, itu juga menjadi evaluasi kita berikutnya, apakah promosi kita yang kurang, atau karena segala sesuatu yang di luar kehendak kita,” katanya.

Penuhnya parkir saat pengunjung membludak, juga dievaluasi dengan mengetatkan pengarahan pengunjung pindah parkir di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

“Artinya mereka melihat penuh, mereka juga putar balik,” imbuhnya.

Termasuk keberadaan jukir liar yang masih ada diupayakan tidak menghalangi pengunjung parkir ke TIJ.

“Artinya begini, tahun ini kita sudah tambahi dengan penunjuk arah itu dengan barcode supaya pengunjung tidak termanipulasi dengan para preman-preman itu, tapi apakah itu efektif atau tidak itu yang akan kita evaluasi. Jika tidak efektif apa yang akan kita lakukan, itu yang akan kita evaluasi,” bebernya.

“Nah itu yang akan kita evaluasi kembali, semoga kedepannya koordinasi kita lebih baik lagi, sehingga tidak terjadi hal demikian,” tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya ada 10 orang jukir dan joki liar KBS yang diamankan Satpol PP dan Dishub Surabaya karena ketahuan menarik pengunjung saat libur Nataru dengan tarif hingga Rp50 ribu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat, dan viralnya terkait mahalnya harga parkir di sekitar destinasi wisata KBS. 

"Kita amankan sekitar jam 12.00 WIB sampai jam 14.00 WIB, ada 10 orang di sekitaran kbs, kita bawa ke kantor Satpol PP," kata Fikser.

Selanjutnya, Fikser mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke Aplikasi Wargaku. Apabila menjadi korban dari tindak parkir liar dengan harga yang melebihi parkir resmi. 

"Bisa lapor ke (aplikasi) Wargaku saja, nanti tunjukan buktinya, lokasinya dimana. Karena itu akan jadi atensi kami bersama OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Kalau kami tidak melakukan tindakan, itu kita yang akan kena semacam pemotongan pendapatan. Kami juga punya batas waktu yang diberikan, 1x24 harus dilakukan," tambah Fikser.

Selain itu, masyarakat juga bisa langsung melaporkan keresahan yang dialaminya ke anggota Satpol PP di sekitar lokasi. Nantinya, mereka langsung melakukan tindakan di lapangan. sb-02/dsy

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…