Kadiskes : Tunggu Perintah Bupati Terkait Mutasi Dokter Intan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 09 Jan 2024 16:48 WIB

Kadiskes : Tunggu Perintah Bupati Terkait Mutasi Dokter Intan

i

Ormas Gaib ketika audiensi di alun mini Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang

SURABAYAPAGI.COM, Sampang- Dinamika kinerja Dokter Intan selaku Kepala Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur Organisasi Masyarakat (Gaib) diminta segera dimutasi dari Puskesmas Camplong.

Permintaan mutasi Dokter Intan tersebut, diduga melakukan hal hal yang merugikan bawahannya.

Baca Juga: Aliansi Masyarakat Pemuda Sampang Minta Pj Bupati Sampang Angkat Kaki

Hal tersebut diungkap Habib  Yusuf, ketua Ormas Ghaib saat audiensi di kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sampang.

Menurut Habib Yusuf, dokter Intan diduga melakukan pungli kepada bidan yang ada di Kecamatan Camplong.

"Setiap Bidan di Kecamatan Camplong diminta uang sebesar Rp 1 juta per bulan," ungkap, Habib Yusuf selasa (9/1/2024).

Habib Yusuf mengatakan bahwa dugaan pungli yang dilakukan oleh dokter Intan itu sudah berlangsung lama. Untuk itu, dirinya meminta kepada Dinkes Sampang untuk segera memindahkan atau mutasi dokter Intan dari Puskesmas Camplong.

Baca Juga: Pj Bupati Sampang Agar Tidak Bermain Main Politik

"Segera mutasi dokter Intan, dari jabatan kepala Puskesmas Camplong," pintanya.

Kata Habib Yusuf, sebelumnya dokter Intan sudah dilaporkan ke Polres Sampang, karena dari Dinkes Sampang berjanji akan segera dimutasi, akhirnya laporan saya cabut.

"Kalau ini tidak segera dimutasi, pihaknya akan membuka kasus itu kembali," ujar Habib Yusuf.

Baca Juga: PJ Bupati, Eks Wakil Bupati Dilaporkan ke Polres Sampang

Menanggapi hal itu,  kepala Dinkes dan KB Kabupaten Sampang Abdullah Najich menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

"Pihaknya akan segera mutasi sesuai dengan regulasi yang ada. Tapi, saya punya pimpinan yaitu Bapak Bupati, semua itu tunggu perintah Bupati terkait  mutasi dokter Intan, " ujarnya. gan

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU