Megaproyek Koridor Cincin Nusantara Diklaim Bisa Genjot Perekonomian Nasional RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. SP/ JKT
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan rencana pemerintah untuk membentuk koridor Cincin Nusantara sebagai langkah kembali menggenjot perekonomian nasional RI meliputi Jawa bagian utara, Sumatera bagian selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, menurut Airlangga, kawasan utara Jawa bernilai besar bagi Indonesia. Di daerah ini, berdiri sejumlah kawasan industri (KI) besar, mulai dari Bekasi, Karawang, Purwakarta, Patimban, Tegal, Batang, Semarang, Kendal, Tuban, hingga Gresik. 

“Kawasan utara Jawa menjadi koridor ekonomi yang dilengkapi jalan tol, sehingga logistiknya baik,” kata Airlangga, Kamis (25/01/2024).

Sedangkan, beranjak ke Sumatera, wilayah yang mencetak pertumbuhan ekonomi pesat adalah bagian selatan. Selanjutnya, di Sulawesi, ekonomi menggeliat menggeliat di bagian selatan. 

Ditambah saat ini juga, Pemerintah sedang membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berada di Kalimantan Timur. Nantinya, ada koridor ekonomi baru di Kalimantan bagian selatan, barat, dan IKN.

“Kalau kita menghubungkan semua koridor ekonomi itu, akan terbentuk Cincin Nusantara. Bertindak sebagai penghubung adalah Laut Jawa yang tidak dalam dan ombaknya rendah. Ini akan menghubungkan logistik di Cincin Nusantara,” papar dia.

Selain itu, dirinya menegaskan jika megaproyek Cincin Nusantara ini, juga akan berperan strategis dalam ketahanan pangan Indonesia. Sebab, pemerintah berencana melanjutkan pembangunan food estate yang sudah dirintis pemerintahan Presiden Soeharto di Kalimantan Tengah. 

Food estate itu kini sudah berproduksi. Pemerintah berencana melakukan intensifikasi, memperkuat irigasi, sehingga imbal hasil meningkat, serta meningkatkan sistem pertanian modern. Ibaratnya, manufaktur sudah menerapkan menerapkan industri 4.0, sedangkan pertanian baru 2.0. 

“Ini gap yang harus kita selesaikan, sehingga Cincin Nusantara akan menjadi the next driver economic growth. Kawasan ini juga menjadi hub untuk mengungkit pertumbuhan Indonesia bagian timur,” papar dia.

Ke depan, akan banyak proyek strategis nasional di koridor utama Jawa. Itu sebabnya, diharapkan tidak ada disrupsi atau gangguan, seperti logistik.

Sejalan dengan itu, dia menyatakan, dibangun Pelabuhan Patimban, Subang, yang bisa menekan biaya logistik sebesar 10%. Pelabuhan ini melengkapi Tanjung Priok, Tanjung Mas, dan Tanjung Perak. Patimban sangat membantu industri di Jawa Barat, terutama otomotif dan manufaktur lainnya.

Dengan inisiatif ini, Airlangga Hartarto menyatakan harapannya agar ekonomi Indonesia tidak hanya bersifat Jawasentris, melainkan dapat merata ke seluruh wilayah negara.

“Jadi, ke depan, ekonomi Indonesia tidak hanya Jawasentris, namun ekonomi wilayah lainnya juga menggeliat,” pungkas Airlangga. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Siapkan Pembangunan Ulang Jembatan Koncer 2027, Pemkab Bondowoso Alokasikan Rp20 Miliar

Siapkan Pembangunan Ulang Jembatan Koncer 2027, Pemkab Bondowoso Alokasikan Rp20 Miliar

Kamis, 05 Nov 2026 13:15 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Melihat sejumlah kondisi bangunan yang dinilai sudah mengalami kerusakan berat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mulai…

Viral! Kemunculan Buaya 2,2 Meter saat Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Viral! Kemunculan Buaya 2,2 Meter saat Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Kemunculan seekor buaya saat banjir lahar Gunung Semeru kembali menggegerkan warga di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian,…

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga di Kediri Rusak hingga Ambruk

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga di Kediri Rusak hingga Ambruk

Kamis, 05 Nov 2026 12:44 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak 86 rumah warga di Dusun Kepung Barat, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, baru saja diterjang angin puting beliung,…

Pemkot Surabaya Salurkan Modal dan Rombong Usaha Keluarga Prasejahtera di Kedung Anyar

Pemkot Surabaya Salurkan Modal dan Rombong Usaha Keluarga Prasejahtera di Kedung Anyar

Kamis, 05 Nov 2026 12:11 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan dan meringankan beban warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil…

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong penguatan sosialisasi mengenai cakupan pendidikan gratis kepada kepala…

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang rusak diterjang banjir lahar hujan di aliran Besuk Kobokan. Kerusakan…